Fakta PDP Meninggal Dunia di Medan, Ikut Rapat di Istana Negara, Warga Sempat Tolak Pemakaman

Kompas.com - 27/03/2020, 05:30 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com- Seorang Pasien dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) di Medan, Sumatera Utara, meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) sore.

Terkonfirmasi bahwa PDP tersebut adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemkot Medan.

Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik selama dua hari dan akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: 1 Pasien PDP Covid-19 Asal Cianjur Meninggal Saat Dibawa ke Wisma Atlet

Sempat rapat di Istana Negara

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Meski belum dipastikan positif Covid-19, riwayat perjalanan PDP itu ditelusuri selama 14 hari terakhir.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan PDP tersebut ternyata sempat mengikuti rapat di Istana Negara pada 11 Maret 2020.

"Tanggal 11 Maret 2020 sama-sama di Istana Negara, rapat masalah tanah Sari Rejo dan PTPN II. Namun, saya sudah pulang, beliau masih di sana," kata Akhyar.

Pekan berikutnya, 17 Maret 2020, PDP tersebut masih mengikuti apel dan belum menunjukkan gejala.

"Jadi, hari Selasa saya masih kontak via telepon dengan beliau, dia mengatakan sudah di RS Adam Malik," kata Akhyar.

Baca juga: Satu PDP di Bondowoso Positif Corona, Pernah Menjalankan Umrah

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X