Pasien Pertama Positif Corona di Kepri Lepas Oksigen dan Sudah Jalan-jalan

Kompas.com - 24/03/2020, 18:39 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan, saat ini kondisi pasien pertama positif Covid-19 di Kepri yang berada di Tanjungpinang kondisinya sudah membaik.

Bahkan saat ini alat bantu pernapasan, yakni oksigen juga telah dibuka dan pasien sudah jalan-jalan.

"Alhamdulillah kondisinya membaik, pasien juga sudah jalan-jalan," kata Rustam melalui telepon, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Kondisi Pasien Positif Corona di Tanjungpinang Terus Membaik

Kendati demikian, pasien pertama ini tetap berada di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

"Jadi jalan-jalannya itu bukan di sekitar rumah sakit, melainkan di sekitar tempat tidur pasien yang ada di ruang isolasi," jelas Rustam.

Diakuinya, secara fisik, pasien sudah dinyatakan sembuh 100 persen. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes swab tenggorokan kedua.

Jika hasil tes swab tenggorokan kedua ini diketahui negatif. Maka si pasien dinyatakan sehat atau sembuh total, dan bisa segera pulang ke rumahnya. Sebab hasil tes swab pertama dinyatakan negatif.

"Seharusnya sudah keluar hari ini, karena pengambilannya Jumat kemarin. Mungkin banyak permintaan di pusat. Makanya agak sedikit tertunda. Mudah-mudahan besok sudah diketahui hasilnya," pungkas Rustam.

Sebelumnya, pria 75 tahun ini dinyatakan positif terpapar virus corona setelah pulang dari Johor, Malaysia.

Pasien pertama ini mendatangi salah satu rumah sakit di Johor Bahru, Malaysia, untuk memeriksakan penyakitnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X