Fakta Kasus Pasien Meninggal Positif Corona di Semarang, Meninggal Setelah Hasil Lab Keluar

Kompas.com - 18/03/2020, 05:45 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang pria berusia 43 tahun pasien positif virus corona meninggal dunia di RSUP Kariadi, Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 04.48 WIB.

Sebelumnya pasien sempat dirawat di rumah sakit swasta di Semarang. Karena kondisinya memburuk, pasien asal Semarang itu dirujuk ke RSUP Kariadi pada 10 Maret 2020.

"Pasien merupakan warga Semarang. Sebelumnya sakit dirawat di rumah sakit swasta karena kondisi memburuk lalu dirujuk ke Kariadi, menjalani perawatan selama 10 hari," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, saat konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Corona yang Meninggal di RSUP Kariadi Semarang Sempat Jalani Perawatan Selama 10 Hari

Hasil lab pasien positif terinfeksi virus corona keluar pada Senin (16/3/2020) sebelum pasien meninggal dunia pada Selasa dini hari.

Yulianto mengatakan pasien memiliki riwayat bepergian ke Surabaya, Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.

Baca juga: Pasien yang Meninggal Positif Corona di RSUD Kariadi Semarang Punya Riwayat Bepergian ke 4 Kota

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Enam pasien positif corona di Jawa Tengah

Hingga saat ini ada enam pasien positif virus corona di wilayah Jawa Tenga. Empat orang masih dirawat di rumah sakit dan dua orang meninggal dunia.

Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Jawa Tengah ada 1.005 warga yang masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) dan ada 69 pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara 24 orang di antaranya sudah pulang.

Baca juga: Satu Warga Boyolali Pasien dalam Pengawasan Corona, Dirawat di RS Jateng

Ganjar mengatakan Provinsi Jateng telah menyiapkan tujuh rumah sakit untuk screening identifikasi corona bagi masyarakat.

Tes tersebut tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

“Jadi kalau Anda barusan bepergian ke luar negeri atau ke daerah yang ada pasien corona positif kemudian mengalami pilek, demam, batuk, ya periksa saja. Biaya kami tanggung, gratis,” ujarnya.

Ganjar juga mengimbau warga agar tidak takut dan malu untuk memeriksakan diri.

Baca juga: Ini 7 Rumah Sakit di Jateng untuk Tes Corona, Ganjar: Tak Ada Biaya

Menurut dia, deteksi dini akan lebih membantu untuk menangkal wabah corona di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

Saat ini rumah sakit rujukan untuk pasien corona di Jateng telah ada 58 unit.

“Awalnya 13 rumah sakit, lalu kami tambah jadi 45,” tuturnya.

Berikut ini daftar tujuh rumah sakit yang menjadi rujukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk tes corona:

1. RSUD Dr Moewardi Surakarta

2. RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto

3. RSUD Kelet Jepara

4. RSJD Surakarta

5. RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang

6. RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Riska Farasonalia, Inang Jalaludin Shofihara | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief, Khairina, Mikhael Gewati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.