Antisipasi Corona, RSUP M Djamil Padang Periksa Setiap Pengunjung dengan Thermo Scanner

Kompas.com - 11/03/2020, 15:01 WIB
Staf Ahli Kemenkes Roby Pattiselanno didampingi Dirut RSUP M Djamil Yusirwan Yusuf meninjau RSUP M Djamil sebagai rumah sakit rujukan corona di Sumbar beberapa waktu lalu KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAStaf Ahli Kemenkes Roby Pattiselanno didampingi Dirut RSUP M Djamil Yusirwan Yusuf meninjau RSUP M Djamil sebagai rumah sakit rujukan corona di Sumbar beberapa waktu lalu

PADANG, KOMPAS.com - Antisipasi penyebaran virus corona, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil, Padang, Sumatera Barat, memeriksa suhu untuk setiap pengunjung yang datang.

Dengan menggunakan lima alat thermo scanner berupa thermometer infrared, setiap pintu masuk ke RSUP M Djamil Padang dijaga petugas yang memeriksa suhu tubuh pengunjung.

"Ini langkah antisipasi kita. Setiap pengunjung mulai hari ini kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh," kata Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020) di Padang.

Baca juga: Satu Pasien Suspect Corona Sudah 5 Hari Diisolasi di RSUP M Djamil Padang

Yusirwan menjelaskan, lima alat itu dipasang di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), dua di poli rawat jalan, ruangan embun pagi (VVIP) dan pintu masuk utama.

Menurut Yusirwan, jika ditemukan pengunjung yang dicurigai terinfeksi corona dengan ciri-ciri suhu tubuh tinggi di atas 37,5 celcius dan mengalami flu, maka petugas langsung merujuknya ke tim dokter khusus penanganan corona.

"Jika ada yang dicurigai, langsung kita rujuk ke tim dokter khusus. Ini langkah antisipasi," jelas Yusirwan.

Yusirwan mengatakan, ada sekitar 4.000 orang yang hilir mudik di RSUP M Djamil Padang.

"Lebih dari 2.000 per hari adalah pengunjung. Sisanya adalah pasien, keluarga dan tenaga medis. Ini kita awasi sebagai antisipasi penyebaran virus corona," jelas Yusirwan.

Ia menjelaskan, RSUP M Djamil Padang merupakan salah satu rumah sakit rujukan khusus corona di Indonesia.

Baca juga: RSUP M Djamil Padang Tunggu Hasil Lab Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP M Djamil dilengkapi dengan ruangan isolasi dan tim dokter khusus corona.

"RSUP M Djamil sudah ditinjau oleh Kemenkes beberapa waktu lalu dan kita sudah standar internasional untuk penanganan corona," kata Yusirwan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Regional
5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X