Longsor di Ngawi, Satu Rumah Warga Tertimpa Batu Besar

Kompas.com - 28/02/2020, 09:22 WIB
Longsor yang disebabkan hujan deras beberap hari terkahir membuat satu rumah warga di Ngawi mengalami kersuakan karena tertimpa batu berdiameter 1 meter. KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWILongsor yang disebabkan hujan deras beberap hari terkahir membuat satu rumah warga di Ngawi mengalami kersuakan karena tertimpa batu berdiameter 1 meter.

NGAWI, KOMPAS.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, bebreapa hari terakhir membuat sejumlah kawasan di wilayah tersebut mengalami longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi Prilla Yuda mengatakan, satu rumah warga di Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe tertimpa batu besar yang terbawa material longsor.

“Batu dengan diameter 1 meter jatuh dari tebing tanah kebun milik Bapak Hadi Mulyono,  menimpa tembok hingga berlubang,” ujar Prilla saat ditemui di Kantor BPBD Ngawi, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Banjir Kiriman dari Lereng Gunung Lawu di Ngawi Sudah Surut

Prilla mengatakan, selain satu rumah mengalami kerusakan karena batu besar, 2 rumah lainnya terdampak longsor yang terjadi karena hujan deras sejak Kamis sore.

Selain itu, hujan deras dalam beberapa hari terakhir juga membuat sejumlah kawasan terendam banjir.

Kondisi aliran Sungai Bengawan Solo dipengaruhi hujan di wilayah Ponorogo, Madiun dan Magetan.

“Beberapa kawasan sempat banjir, tapi hanya beberapa jam, kemudian surut. Sampai saat ini ketinggian air di Bengawan Solo dan Sungai Madiun masih dalam level aman,” kata Prilla.

Baca juga: Pendaftaran Ditutup, Tak Ada Calon Independen di Pilkada Ngawi 2020

Tahun ini, BPBD Kabupaten Ngawi mewaspadai potensi banjir di 26 desa di 6 kecamatan. 

BPBD telah menyiapkan 29 perahu dan genset di lokasi desa rawan banjir tersebut.

BPBD Ngawi juga telah mempersiapkan dapur umum, tenda pengungsian, dan logistik bagi para pengungsi.

Kemudian, BPBD Ngawi juga telah memberikan pelatihan kepada relawan desa tanguh bencana di 26 desa rawan bencana banjir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Awal Mula Kasus Corona di Kanwil BRI Malang dari Karyawan PDP Meninggal

Regional
Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Kabar Baik, 120 Pasien Positif Corona di Kalsel Sembuh dalam Sehari

Regional
Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pesepeda, Berawal dari Pelaku Bergerombol di Jalan Raya

Regional
3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

3 Hari Jelang Deadline Jokowi, Kasus Covid-19 di Jatim Justru Naik

Regional
Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Napi yang Alami Luka di Sekujur Tubuh Ternyata Dianiaya Teman Satu Sel

Regional
'New Normal', 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

"New Normal", 6 Kecamatan di Karawang Malah Jadi Zona Hitam

Regional
Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Pilkada di Tengah Pandemi, Kang Emil Sarankan Pembagian Jadwal Pencoblosan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X