Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Kompas.com - 27/02/2020, 11:53 WIB
Warga menunjukkan uang yang didapatkan kakek renta penjual buah lotis Trisno Suwito (91) setelah ditipu pembeli dengan uang palsu sebesar Rp 150 ribu di kawasan Jalan Kalilarangan, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (25/2/2020) Adi Surya/TribbunnewsWarga menunjukkan uang yang didapatkan kakek renta penjual buah lotis Trisno Suwito (91) setelah ditipu pembeli dengan uang palsu sebesar Rp 150 ribu di kawasan Jalan Kalilarangan, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (25/2/2020)

KOMPAS.com - Seorang kakek penjual rujak di Solo, Trisno Suwito, menjadi korban penipuan uang palsu senilai Rp 150.000, pada hari Selasa (25/2/2020). 

Kakek berusia 91 tahun yang akrab disapa Mbah Wito, menceritakan, pembeli tersebut datang dengan mobil warna hitam lalu pesan satu bungkus rujak.

Tak hanya pesan rujak, pembeli itu juga tiba-tiba meminta tukar uang Rp 100.000 dengan pecahan Rp 50.000. 

Tak berprasangka buruk, Mbah Wito pun meluluskan permintaan pembeli itu.

Setelah itu, tiba-tiba pembeli tersebut pergi tanpa membawa rujak yang dipesan. Menurut Mbah Wito, waktu itu si pembeli bilang akan pergi sebentar untuk memindah lokasi parkir mobil. 

"Ia juga mengetahui uang Rp 100 ribu yang saya taruh di saku kemeja, kemudian bilang, uangnya saya tukar pecahan Rp 50 ribu jumlahnya dua," kata Mbah Wito saat ditemui di rumah kontrakannya di RT 03 RW 09, Kelurahan Tipes. 

Baca juga: Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Setelah itu, Mbah Wito sempat menunggu pembeli tersebut kembali untuk mengambil rujak pesanannya.

Dirinya juga belum sadar jika uang pecahan Rp 50.000 dari pembeli misterius itu adalah uang palsu.

Lalu, karena lama menunggu, Mbah Wito berusaha mencari pembeli itu untuk memberikan pesanan rujaknya.

Saat itulah, Mbah Wito bertemu sejumlah anggota TNI di kawasan Keraton Solo di Baluwarti, dan memberitahukan uang yang diberi pembeli misterius itu palsu. 

"Saya lewat angkringan di daerah Kratonan, terus ada para anggota TNI yang sedang istirahat, ditanyai kenapa mondar-mandir terus dari tadi," ujar Trisno.

"Saya ceritakan kejadiannya, terus mereka minta ditunjukin uangnya setelah dicek ternyata palsu," tambahnya.

Baca juga: "Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini, Niatnya Hanya Menolong"

Saat itu Mbah Wito hanya bisa pasrah. Namun, beberapa anggota TNI mencoba menenangkannya dengan mengganti uang palsu tersebut.

"Mereka bilang, mbah ini diminum dulu, makan dulu, mbah biar sedikit lebih tenang," kenang Trisno.

"Terus saya diberi rejeki Rp 160 ribu sama mereka dan bilang, uangnya mbah bawa nanti uang yang palsu biar kami yang urus supaya tidak disalahggunakan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kisah Kakek Penjual Rujak 91 Tahun Ditipu Uang Palsu Rp 150 Ribu, Bingung Nyari Pembelinya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X