Cerita Mahasiswa asal Kalsel Usai Observasi di Natuna, Ada yang Cinlok hingga Rindu Soto Banjar

Kompas.com - 16/02/2020, 19:17 WIB
7 mahasiswa asal Kalsel tiba di Bandara Syamsuddin Noor, usai menjalani masa observasi di Natuna. Mereka disambut secara sederhana oleh Wagub Kalsel, Rudy Resnawan, Minggu (16/2/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR7 mahasiswa asal Kalsel tiba di Bandara Syamsuddin Noor, usai menjalani masa observasi di Natuna. Mereka disambut secara sederhana oleh Wagub Kalsel, Rudy Resnawan, Minggu (16/2/2020).

BANJARBARU, KOMPAS.com - Banyak cerita dan kenangan dari mahasiswa yang menjalani masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau.

Tak terkecuali mahasiswa asal Kalimantan Selatan (Kalsel).

Salah satu yang berbagi ceritanya adalah Dhiki Purnama Abdi, 1 dari 7 mahasiswa yang pulang ke Kalsel pada Minggu (16/2/2020) siang.

Dhiki merupakan mahasiswa fakultas kedokteran di kampus Hubei University Of Science And Technology.

Baca juga: Pelukan Erat dan Tangis Rusdiana Sambut Anaknya Usai Dikarantina di Natuna

Dhiki berasal dari Kabupaten Tabalong, Kalsel dan sudah berkuliah di Hubei sejak tahun 2016.

Kepada wartawan yang sudah menunggu kedatangannya di terminal kedatangan Bandara Syamsuddin Noor, Dhiki memulai ceritanya.

Baginya, 14 hari di Natuna adalah pengalaman berharga.

Selain mendapatkan banyak kenalan mahasiswa dari berbagai daerah, ada beberapa rekan Dhiki yang menjalin cinta lokasi.

"Ada beberapa yang menjalin cinta lokasi. Itu wajar karena selama 14 hari, semua kita lakukan bersama-sama, pagi sampai malam," ujar Dhiki sesat setelah tiba di Bandara Syamsuddin Noor, Minggu.

Sayangnya Dhiki tak merinci asal daerah mahasiswa yang menjalin cinta lokasi itu.

"Enggak usahlah, intinya ada. Biasalah anak muda," ucapnya tersenyum.

Selama di Natuna, ia dan seluruh rekan-rekannya juga tak kekurangan apa pun.

Petugas dari Kementerian Kesehatan maupun dari anggota TNI setiap hari terus memberikan pelayanan yang baik.

"Kami di sana sangat diperhatikan, mereka semua baik kepada kami. Terima kasih kami kepada Kementerian Kesehatan dan bapak-bapak dari TNI," ucap Dhiki.

Tak sabar makan

Dhiki mengatakan, setelah tiba di rumah, ia ingin sekali menikmati hidangan khas Banjar yang cukup lama tak dinikmatinya selama menimba ilmu di Wuhan, China.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X