Dua Bocah di Bandung Dikabarkan Tenggelam di Parit, Tim SAR Lakukan Pencarian

Kompas.com - 14/02/2020, 23:43 WIB
Evakuasi jenazah siswa SMPN 5 yang tenggelam di Sungai Pucang Sidoarjo, Kamis (13/2/2020). dokumentasi SAR SurabayaEvakuasi jenazah siswa SMPN 5 yang tenggelam di Sungai Pucang Sidoarjo, Kamis (13/2/2020).

 

BANDUNG, KOMPAS.com - Sedikitnya dua bocah dikabarkan tenggelam saat bermain di pinggir parit Kelurahan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat.

Kantor SAR Bandung yang mendapatkan laporan dari lurah setempat langsung menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pencarian.

"Kantor SAR Bandung menerima informasi terkait dua orang anak tenggelam di Parit Kelurahan Babakan Ciparay pukul 19.45 WIB dari lurah Babakan Ciparay," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansah dalam pesan singkatnya, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Ada 3 Siswa Tenggelam di Sungai Pucang, Cabup Sidoarjo Bambang Haryo Prihatin

Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian ini berlangsung saat hujan deras di sekitar Babakan Ciparay.

"Pada waktu kejadian, hujan turun cukup deras dan juga aliran parit tersebut cukup deras" ujar Deden.

Kedua korban merupakan warga Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Baca juga: 2 Siswa SMP yang Tenggelam di Sungai Pucang Ditemukan

Data sementara kedua korban laki laki diketahui bernama Faiz (6) dan Irgi (6).

Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung memberangkatkan satu tim rescue ke lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit Rescue Carier , satu set Palsar Air, satu set Personal Man Pack, satu set Peralatan Medis dan satu set Peralatan Komunikasi.

Terpisah, Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Sukaryanto mengatakan, kabar hilangnya dua anak tersebut masih simpang siur dan belum bisa dipastikan apakah keduanya hilang terbawa arus sungai atau belum pulang.

"Belum dipastikan apakah anak hanyut atau belum pulang. Tapi tim SAR sedang melakukan pencarian," kata Sukaryanto.

Sejauh ini, kata dia, tak ada saksi yang melihat kedua anak tersebut terbawa arus, namun yang pasti berdasarkan informasi yang diterimanya bahwa pada saat kejadian memang kedua anak tersebut bermain.

"Main di sekitar rumah, memang ada selokan di sekitar rumahnya itu dan pada saat mereka pergi main memang airnya cukup deras karena hujan. Tapi belum ada saksi," kata Sukaryanto.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X