Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan dan Pelecehan Seksual Bocah SD di Banjarnegara

Kompas.com - 13/02/2020, 21:38 WIB
K (33) tersangka pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap bocah SD berinisial MR di Banjarnegara, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINK (33) tersangka pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap bocah SD berinisial MR di Banjarnegara, Jawa Tengah.

 

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - K (33) pelaku pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap MR (13) bocah SD di Banjarnegara, Jawa Tengah, mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual sesama jenis.

K mengaku, awalnya terjebak oleh teman-temannya pada saat bekerja di Jakarta pada tahun 2014 lalu.

K bahkan mendapat bayaran hingga Rp 1,5 juta ketika kali pertama melayani seorang pria yang suka sesama jenis.

"Waktu di Jakarta disuruh download sebuah aplikasi, katanya cepat banyak teman, enggak tahunya teman begitu (sesama jenis). Begitu ada yang ngomong saya mau dibayar saya takut, jadi mau," kata K saat ungkap kasus di mapolres, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Ini Modus Pelaku Bunuh dan Lecehkan Jenazah Bocah SD di Banjarnegara

"Pertama dibayar Rp 1,5 juta, begitu (pria yang sama) datang lagi enggak dibayar segitu. Katanya kalau datang lagi mau dilunasi," lanjut K.

K mengatakan, bayaran yang diterima untuk melayani sesama jenis selama di Jakarta bervariasi.

"Setiap yang datang bayar, tapi enggak segitu, ada yang Rp 200.000, Rp 100.000, Rp 300.000, ada juga yang Rp 50.000. (saya melakukan itu) sejak punya aplikasi itu. Di Banjarnegara baru tiga kali," ujar K.

Selama di Jakarta, K mengaku bekerja di sebuah toko sembako.

Sementara itu, Kapolres Banjarnegara AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha mengatakan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sex toys berupa alat kelamin laki-laki yang terbuat dari kayu.

"Sex toys berkesusaian dengan disorientasi seksual pelaku, ditemukan di kamar pelaku," kata Iga.

Baca juga: Pelaku Bunuh Siswa SD di Banjarnegara karena Sering Mencuri, Awalnya Tak Berniat Lecehkan Korban

Diberitakan sebelumnya, K (33) tega melakukan perbuatan keji terhadap tetangganya karena kesal dengan MR (13) karena kerap mencuri.

K mengatakan, korban bersama adiknya kerap mencuri uang milik orang tua dan tetangga pelaku. Korban juga disebut sering mencuri durian milik tetangganya.

Namun pengakuan tersangka bertolak belakang dengan keterangan polisi.

Tersangka membunuh dan melecehkan MR (13) untuk memuaskan hasrat penyimpangan seksualnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, K mengalami disorientasi seksual.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X