Kompas.com - 09/02/2020, 14:15 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menggagalkan penyelundupan sabu seberat 35 kilogram narkoba jenis sabu dari Malaysia di Pelabuhan Rakyat Nerbit Besar, Dumai, Rabu (5/2/2020).

Polisi menangkap dua tersangka berinisial MA (31) dan AB (25) dalam kasus itu.

"Tim mendapat laporan terkait adanya sebuah speed boat (kapal cepat) keluar masuk di pelabuhan Kota Dumai yang dicurigai membawa narkotika," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat konferensi pers di Markas Polda Riau, Minggu (9/2/2020).

Baca juga: Dubes Sebut 7 WNI yang Menetap di Hubei China dalam Keadaan Sehat

Setibanya di Pelabuhan Dumai, tim meringkus kapal cepat itu Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 16.40 WIB. Setelah diinterogasi, kedua tersangka mengaku menyimpan narkoba jenis sabu itu dalam badan kapal cepat secara permanen.

Petugas pun membongkar paksa badan kapal cepat tersebut. Polisi menemukan bungkusan sabu seberat 21 kilogram dan 14 kilogram.

Selain itu, petugas menemukan 36 botol cairan rokok elektrik dalam kemasan sabu itu.

"Tersangka sengaja menyimpan barang bukti dalam body speed boat secara permanen untuk mengelabui petugas," ungkap Agung.

Kedua tersangka MA dan AB mengaku sabu tersebut berasal dari Malaysia untuk diedarkan di Indonesia.

Mereka mengaku pengiriman sabu dikendalikan seseorang berinisial S, yang saat ini masih diburu polisi.

"S ini menawarkan kepada tersangka MA untuk bekerja sebagai becak laut antar pulau untuk membawa sabu ke Indonesia dengan upah Rp 5 juta per kilogram. Sedangkan tersangka AB diupah Rp 5 juta sekali pengiriman," kata Agung.

Setelah kedua tersangka sepakat, S berkoordinasi dengan penyedia sabu yang berada di Malaysia untuk dikirim ke Indonesia.

Kemudian S mengutus dua orang warga Malaysia untuk membawa speed boat berisi sabu menuju Kota Dumai.

Agung mengatakan, S menghubungi tersangka MA untuk menjemput satu cincin berlian dan tiga batu alam ke tepi pantai, yang nantinya dijadikan sebagai sandi saat bertemu dengan dua warga Malaysia pembawa sabu dengan speed boat.

"Tersangka MA dan AB mengambil alih speed boat untuk dibawa ke Pelabuhan 9 Kota Dumai. Sedangkan dua warga Malaysia kembali ke negara asalnya menggunakan speed boat lain," jelas Agung.

MA dan AB disebut telah dua kali menyelundupkan sabu dari Malaysia.

Aksi pertama dilakukan pada Januari 2020. Mereka menyelundupkan sabu sebanyak tiga kilogram.

Saat itu, dua tersangka ini mendapatkan upah sebesar Rp4 juta. Paket barang haram itu diserahkan kepada orang tak dikenal di Pelabuhan TPI Kota Dumai.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MA dan AB dijerat dengan Pasal 114 Jo Pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2000 tentang narkotika, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

305 Tersangka Narkotika Ditangkap 

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, sebanyak 215 kasus narkotika diungkap sepanjang 2020. Polisi menangkap 305 tersangka dalam kasus tersebut.

Polisi juga menyita, 98,21 kilogram sabu, 901 butir ekstasi, 5,48 kilogram ganja, dan 9.804 butir pil happy five. 

Ratusan tersangka itu berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya 3 aparatur sipil negara (ASN), 5 pegawai swasta, 48 wiraswasta, 103 petani, 17 pelajar dan mahasiswa, 2 buruh, 25 pengangguran, dan 102 orang lainnya.

Agung menuturkan, pengungkapan kasus narkotika merupakan bentuk komitmen Polda Riau memberantas peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning.

"Bersama-sama kita ingin tuntaskan aksi peredaran narkotika. Oleh karena itu, butuh sinergitas semua pihak. Strategi kita adalah dengan menekan dan memberantas pengedar dan bandar narkoba," ucap Agung.

Selain itu, dia juga mengapresiasi Pengadilan Negeri Kota Dumai yang telah memvonis mati pengedar narkoba beberapa waktu lalu.

Baca juga: Bukan Sebagian, Seluruh Wilayah Penajam Paser Utara Akan Jadi Ibu Kota Negara

Karena, menurut Agung, bandar dan pengedar narkotika harus diberikan hukuman seberat-beratnya.

"Kita ingin mereka ini diberikan hukuman yang berat. Hal ini yang ingin terus kita gelorakan," jelas Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.