Hadapi Virus Corona, Dinkes Batam Siagakan 2 Rumah Sakit hingga Alat Thermal Scanner

Kompas.com - 23/01/2020, 08:00 WIB
Mengenal Virus Corona Wuhan KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoMengenal Virus Corona Wuhan

BATAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengaku saat ini Pemerintah Kota Batam sudah bersiap pasca merambahnya virus korona yang pertama kali ditemukan di China.

Bahkan, saat ini bersama Kementerian Kesehatan Pelabuhan Kota Batam, pihaknya telah menyiagakan thermal scanner di sejumlah pelabuhan laut untuk mendeteksi setiap warga yang masuk ke Batam, khususnya warga yang baru saja melakukan perjalanan dari luar negeri.

"Secara khusus tidak ada upaya yang spesial kami lakukan, karena virus ini tidak jauh beda dengan virus mars kemarin, hanya saja sistem penularannya saat ini sudah bisa terjadi antara manusia ke manusia," kata Didi saat dihubungi wartawan, Rabu (22/1/2020) malam.

Baca juga: Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Adapun pelabuhan yang dilakukan pengontrolan yakni pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Harbourbay, Batam Centre, Nongsa dan sejumlah pelabuhan lokal yang dianggap padat keluar masuk penumpang.

"Dan terakhir di Bandara Hang Nadim Batam, apalagi saat ini sudah ada rute penerbangan Batam-China, meski tidak terlalu sering," jelasnya.

Selain memasang alat pendeteksi thermal scanner, pihaknya juga telah mengumpulkan kepala Puskesmas yang ada di Batam dan diberikan pemahaman virus corona.

Bahkan, kata dia, jika pihak puskesmas menemukan gejala yang serupa atau mendekati untuk segera melakukan koordinasi dengan rumah sakit yang telah ditunjuk untuk merawat pasien yang diduga tertular atau terkena gejala virus corona.

"Jika ada pasien yang demam dan ada riwayat dari jalan jauh, maka kami sarankan untuk dirujuk ke rumah sakit," ungkapnya.

Baca juga: Virus Corona China Merebak, Simak Imbauan Kemenlu untuk WNI di Kota Wuhan

Dia menjelaskan, untuk rumah sakit yang disiagakan menangi gejala virus korona atau sejenisnya, yakni RS Embung Fatimah dan RSBP Batam.

"Untuk saat ini dua rumah sakit itu saja, dan kami yakini kedua rumah sakit ini ruang isolasinya sudah memadai untuk menangani virus yang dapat menyebabkan kematian," jelasnya.

Meski demikian, Didi berharap masyarakat Batam tidak terlalu panik dan tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, untuk segera ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, selalu mencuci tangan dengan sabu serta bilas setidaknya 20 detik lalu keringkan dengan handuk.

"Yang terpenting hindari pasar peternakan serta kontak dekat dengan lasien yang memiliki gejala infeksi saluran pernapasan," pungkasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X