Membawa 29,1 Kilogram Ganja, Pelatih Selancar di Bali Ditangkap

Kompas.com - 20/01/2020, 17:29 WIB
Pelaku menyimpan 29,1 Kilogram ganja diamankan BNNP Bali. KOMPAS.com/IMAM ROSIDINPelaku menyimpan 29,1 Kilogram ganja diamankan BNNP Bali.

DENPASAR, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menangkap pria berinisial C (28), karena menyimpan ganja seberat 29,1 kilogram.

Pria yang juga bekerja sebagai pelatih selancar di wilayah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali ini ditangkap pada Kamis (16/1/2020) siang.

Kepala BNNP Bali I Putu Gede Suastawa mengatakan, tersangka merupakan jaringan pengedar ganja dari Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Dalam 2 Hari, Dua Jenazah Bayi Ditemukan di Denpasar


Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada kiriman paket ganja melalui jasa pengiriman.

Kemudian, petugas BNNP Bali memantau C di sebuah jasa ekspedisi di Jalan Tanah Barak, Desa Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Sekitar pukul 14.00 WITA, C yang sudah tinggal selama 2 tahun di Bali ini ditangkap oleh petugas BNN.

Saat tubuh C digeledah, petugas mendapatkan 50 paket yang di dalamnya berisi ganja dengan berat total 27,977,15 gram netto.

Berikutnya, petugas menggeledah indekos tersangka dan ditemukan lagi 3 paket ganja.

"Untuk total keseluruhan barang bukti ganja sebanyak 29,1 kilogram," kata Suastawa, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Heboh Aksi Bule Freestyle di Bali, Orangnya Kabur, Polisi Rahasiakan Identitas

Suastawa mengatakan, tersangka mengaku sebagai pegendali peredaran ganja di wilayah Bali.

Selain itu, dia juga mengaku baru satu kali menerima barang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X