Terlibat Perampokan di Pekanbaru, Satu Mahasiswa Ditembak Polisi

Kompas.com - 12/01/2020, 09:06 WIB
Oknum mahasiswa, Yanuardyn Laia (20) saat diamankan di Polsek Tenayan Raya atas kasus perampokan. Yanuar ditangkap bersama satu perampok lainnya, Richard, dan satu orang pelaku penadah atau pembeli hasil curian, Zuli Agus pada, Jumat (10/1/2020). Dok. Polresta PekanbaruOknum mahasiswa, Yanuardyn Laia (20) saat diamankan di Polsek Tenayan Raya atas kasus perampokan. Yanuar ditangkap bersama satu perampok lainnya, Richard, dan satu orang pelaku penadah atau pembeli hasil curian, Zuli Agus pada, Jumat (10/1/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polsek Tenayan Raya di Kota Pekanbaru, Riau, menangkap tiga orang pelaku perampokan atau pencurian yang disertai dengan kekerasan (curas).

Salah satu pelaku adalah seorang mahasiswa bernama Yanuardyn Laia alias Yanuar alias Ardi (20), warga Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Yanuar ditangkap bersama dua orang pelaku lainnya, Richard Mose Tabulau alias Richard (23) dan Zuli Agus Laia alias Ahus (22).

Namun, Yanuar terpaksa dilumpuhkan karena melawan tim Buser Polsek Tenayan Raya.


"Penangkapan tiga orang pelaku curas dilakukan pada Jumat (10/1/2020). Salah satu pelaku (mahasiswa) terpaksa dilumpuhkan petugas karena tidak kooperatif dan melawan serta berusaha melarikan diri saat dilakukan pengembangan pelaku lainnya," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Diandha dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (12/1/2020).

Baca juga: Mertua Sekda Lamongan Tewas, Diduga Jadi Korban Perampokan

Dia menambahkan, salah satu pelaku berinisial SB masih dalam pengejaran Polsek Tenayan Raya dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang alias DPO.

Budhia menjelaskan, penangkapan pelaku curas berawal dari laporan korban atas nama Joni Anuar (31).

Korban dirampok tiga orang pelaku di warungnya di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (31/12/2019) lalu.

Sebelum beraksi, para pelaku awalnya duduk di warung korban yang sudah tutup dan saat itu dalam kondisi gelap.

"Korban pergi ke warung menggunakan sepeda motor lalu menemukan tiga orang laki-laki tak dikenal sedang main game ludo di handphone. Kemudian korban diajak pelaku main ludo," sebut Budhia. 

Di tengah asyik bermain, sambung dia, korban sempat memberi uang Rp 50.000 kepada pelaku untuk membeli makanan ringan dan minum.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X