Korban Keracunan Ikan Tongkol di Jember Bertambah Lagi, Kini Jadi 350 Orang

Kompas.com - 03/01/2020, 11:47 WIB
Korban keracunan ikan tongkol saat dirawat di Puskesmas Patrang Kabupaten Jember. sampai hari ini jumlahnya bertambah menjadi 350 orang Bagus SupriadiKorban keracunan ikan tongkol saat dirawat di Puskesmas Patrang Kabupaten Jember. sampai hari ini jumlahnya bertambah menjadi 350 orang

JEMBER, KOMPAS.com – Jumlah warga Jember yang keracunan ikan tongkol terus meningkat setiap harinya.

Sejak ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), dari 119 orang menjadi 250 korban, sekarang bertambah menjadi 350 korban.

Ada penambahan 100 korban hingga Jumat (3/1/2020) pukul 09.10 WIB.

Jumlah tersebut bertambah berdasarkan laporan dari Puskesmas sebanyak 332. Kemudian dari klinik 10 kasus dan rumah sakit 8 kasus.

Jumlah ini bertambah seiring penyelidikan epidemiologi kepada korban dan keluarganya.

Baca juga: Cerita Korban Keracunan Tongkol di Jember, Wajah Bengkak hingga Tak Bisa Buang Angin

 

"Ditanyakan siapa saja orang yang makan ikan tongkol, selanjutnya dikembangkan pencarian terhadap orang-orang yang makan ikan tongkol," kata Dyah Kusworini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember.

Menurut dia, peningkatan jumlah kasus bukan dari kasus sakit baru, namun baru dilaporkan setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi.

Tidak semua orang yang keracunan ikan tongkol dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit, karena ada yang membaik setelah setelah minum air kelapa muda. Hal itu bergantung pada daya tahan tubuh masing-masing korban.

Baca juga: Ikan Tongkol Sebabkan 250 Warga Keracunan karena Disimpan di Atas Suhu 6 Derajat

Dyah menambahkan tujuan pengembangan kasus ini untuk memastikan kondisi orang yang telah mengkonsumsi ikan tongkol.

"Untuk mengetahui kondisinya, bila sakit harus segera mendapat pertolongan," tambahnya.

Selain itu, sudah ada 248 korban sudah pulang ke rumah masing-masing hingga Kamis (2/1/2020) malam karena sudah membaik.

"Kondisi meraka sudah membaik, hanya proses pemulihan,” imbuhnya.

Perawatan terhadap korban keracunan itu digratiskan. Terutama di Puskesmas dan rumah sakit daerah milik pemerintah.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X