Berenang di Sungai Usai Outbond, Santri Asal Bogor Tenggelam

Kompas.com - 23/12/2019, 07:29 WIB
Tim SAR gabungan dari unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, BPBD Kabupaten Bogor melakukan pencarian terhadap pemuda 19 tahun bernama Shidqie Giantino, yang hilang tenggelam di Sungai Cianten, Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (22/12/2019). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANTim SAR gabungan dari unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, BPBD Kabupaten Bogor melakukan pencarian terhadap pemuda 19 tahun bernama Shidqie Giantino, yang hilang tenggelam di Sungai Cianten, Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (22/12/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pemuda 19 tahun bernama Shidqie Giantino, hilang tenggelam di Sungai Cianten, Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (22/12/2019).

Shidqie yang saat itu menjadi santri sekaligus pembina di Sekolah Cendikia Baznas (SCB) tenggelam di sungai yang berada tak begitu jauh dari lokasi sekolah.

Korban menghilang saat berenang bersama teman-temannya usai mengikuti kegiatan outbound sekitar pukul 11.30 WIB.

Hingga Senin (23/12/2019) pagi ini, santri asal Lampung itu belum juga ditemukan.

Baca juga: Dua Orang Tenggelam di Pantai Slili, Hilang 4 Hari hingga Jasad Ditemukan di Sekitar Pantai Drini

Akibat terpeleset

Sejauh ini tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas terus berupaya melakukan pencarian, setelah sebelumnya tim menghentikan pencarian Minggu malam.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf mengatakan, insiden itu terjadi pada saat korban memilih berenang usai kegiatan outbound bersama teman pembina lainnya.

Nahas, pada saat berenang tiba-tiba kaki korban terpeleset di atas batu hingga terjatuh ke sungai yang lokasinya agak dalam.

Dua teman korban, Syahdan (19) dan Pefri (19) sontak kaget melihat kejadian itu.

Tanpa pikir panjang, keduanya langsung menolong dengan menarik tangan korban.

Namun takdir berkata lain, tangan Shidqie yang sempat terpegang oleh temannya itu terlepas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Kasus Covid-19 di RSUD Soedono Madiun, Direktur: Asal Muasalnya Kami Duga dari Luar

Regional
Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X