Menag Fachrul dan Wantimpres Habib Luthfi Bertemu di Pekalongan, Ini yang Dibahas

Kompas.com - 19/12/2019, 19:44 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi dan anggota Wantimpres Habib Luthfi bin Ali bin Yahya saat berada di Kota Pekalongan Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019). KOMPAS.com/ARI HIMAWANMenteri Agama Fachrul Razi dan anggota Wantimpres Habib Luthfi bin Ali bin Yahya saat berada di Kota Pekalongan Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019).

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Menteri Agama RI Fachrul Razi berkunjung ke Ketua Thariqoh Ulama Shufi Dunia yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden ( Wantimpres) Habib Luthfi bin Ali bin Yahya di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019).

Menag mengungkapkan bahwa dirinya dan Habib Luthfi merupakan sahabat lama yang baru bertemu kembali.

"Saya menghadap beliau banyak memberikan masukan-masukan bekal dalam tugas menjalankan Kementrian Agama," kata Menag Fachrul Razi, Kamis. 

Menurut Menag Fachrul Razi, pertemuannya dengan Habib Luthfi juga menggarisbawahi tentang kerukunan antarumat beragama.


Baca juga: Menag Fachrul Razi: Setiap Masyarakat Berhak Ucapkan Selamat Natal

 

Menag menjelaskan kerukunan antar umat beragama mutlak dibutuhkan terutama di Indonesia.

"Kalau kita enggak rukun, eggak bisa maju. Semua negara yang maju kehidupan beragamanya rukun," pungkas Fachrul.

Habib Luthfi dalam kesempatan tersebut juga ingin masyarakat menjaga kerukunan dengan kasih sayang.

Karena menurutnya, kasih sayang bisa menjadi benteng pertahanan nasional.

"Selain Islam adalah sodara kami sebangsa setanah air, yang mempunyai hak untuk dilindungi. Kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan beri kesempatan seujung rambut pun terhadap oknum-oknum manusia yang ingin memecah bangsa ini," jelas Habib Luthfi.

Baca juga: Menag Fachrul Razi ke UEA, Diskusikan Manajemen Kehidupan Beragama

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X