12.000 Guru Gelar Apel Akbar, Sepakat UN Dihapus

Kompas.com - 14/12/2019, 14:23 WIB
Guru di Jember menggelar apel Akbar memperingati hari guru nasional di lapangan Universitas Jember KOMPAS.com/Bagus SupriadiGuru di Jember menggelar apel Akbar memperingati hari guru nasional di lapangan Universitas Jember

JEMBER, KOMPAS.com – Sedikitnya 12.000 guru di Jember berkumpul di lapangan Universitas Jember, Sabtu (14/12/2019).

Mereka menggelar peringatan hari guru nasional ke-74. Dalam kegiatan itu, para guru sepakat Ujian Nasional ( UN) dihapus.

“Saya tangkap dari kepala-kepala sekolah, UN menjadi beban, sekolah takut jelek. Akhirnya guru ditekan, siswa juga ditekan,”kata Supriyono, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) Kabupaten Jember pada Kompas.com.

Baca juga: UN Dihapus, Anggota Komisi X: Jangan Ganti Menteri, Ganti Kebijakan

Menurut dia, UN tidak menunjukkan keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri.

“Selama ini UN tidak membuat pendidikan Indonesia meningkat di level internasional. Kemampuan literasi Indonesia selalu di bawah,” terangnya.

Padahal, mata pelajaran Bahasa Indonesia sudah masuk dalam materi UN.

Ironisnya lagi, karena guru dan murid merasa tertekan, ada yang melakukan tindakan tidak terpuji, seperti memberikan jawaban UN.

“Ini persoalan yang kelihatan sederhana, tapi fatal,” tuturnya.

Sebab, hal itu akan memengaruhi pembentukan karakter dari pelajar itu sendiri. Substansi pendidikan adalah pendidikan karakter pelajar, UN hanya pada ranah pengetahuan.

”Untuk menilai keberhasilan pelajar, tidak harus dengan UN,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Kalbar Setuju Sistem UN Dihapus, Ini Alasannya

Untuk itu, kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim disambut baik. Para guru di Jember sepakat agar UN dihapus.

“Dari yang saya rekam dari para guru, UN itu membebani, karena hanya dominasi pada pengetahuan, tidak pada sikap atau perilaku,” jelasnya.

Padahal, pendidikan bertujuan untuk membentuk peserta didik yang memiliki sikap baik, keterampilan baik sesuai dengan bakat yang mereka miliki.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka, Tenda Tak Boleh Diisi Penuh

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka, Tenda Tak Boleh Diisi Penuh

Regional
Tak Ada Lagi Zona Hijau di Aceh, 6 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19

Tak Ada Lagi Zona Hijau di Aceh, 6 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X