Sebelum Ditangkap, Oknum PNS Samsat Sempat Hapus File Daur Ulang STNK Kedaluwarsa

Kompas.com - 02/12/2019, 17:26 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus PNS Samsat Palembang yang terlah mendaur ulang STNK yang kadaluarsa, Senin (2/12/2019). KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRADirektur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpian, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus PNS Samsat Palembang yang terlah mendaur ulang STNK yang kadaluarsa, Senin (2/12/2019).

"Hologram itu dilepas, lalu ditempel lagi ke STNK yang diterbitkan tersangka. Jadi seolah-olah asli. Padahal palsu," ujarnya.

Sejauh ini, Riki hanya bekerja seorang diri.

Pihak dari Samsat Palembang pun, tak mengetahui jika tersangka nekat mengambil STNK yang telah kedaluwarsa untuk kembali didaur ulang.

"Dia mengaku, hanya mendapatkan orderan saja baru dicetak. Komputer yang digunakan untuk mencetak itu yang sedang kita selidiki, karena filenya dihapus," jelas Yustan.

Baca juga: Tertangkap Buat SIM dan STNK Palsu, Oknum PNS Samsat Ini Mengaku Untung Rp 700.000

Daur ulang STNK dan SIM kadaluwarsa

Sebelumnya,Polda Sumatera Selatan menangkap seorang oknum PNS yang bekerja di Samsat Palembang bernama Riki Fitriadi (33) lantaran telah mendaur ulang STNK dan SIM yang telah kedaluwarsa untuk diperjual belikan, Kamis (28/11/2019).

Selain tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 29 lembar STNK mobil dan 16 STNK motor yang telah habis masa berlaku. 

Polisi juga mengamankan sembilan lembar SIM B1 dan C palsu, serta lima STNK mobil palsu dan enam STNK palsu. 

Tak hanya itu, laptop, printer dan setrika juga didapatkan dari tersangka. Seluruh barang itu diduga digunakan untuk mendaur ulang SIM serta STNK

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif Atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemda Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

TKI Parti Liyani Ternyata Berjiwa Sosial, Rumahnya Dijadikan PAUD, Suka Beri Baju dari Singapura untuk Tetangga

Regional
Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Dukun di Boyolali Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Adik Ipar

Regional
Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Sambas Diperas Modus Video Call Seks, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Ibu TKI Parti Liyani Jatuh Sakit Setelah Diberitahu Kasus Anaknya

Regional
Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Suami Bupati Bogor Ade Yasin Meninggal karena Kanker Paru-paru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X