Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kompas.com - 22/11/2019, 20:25 WIB
Sejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar Universitas HKBP Nommensen, di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan pada Jumat (22/11/2019). Di kampus ini, sejumlah mahasiswa terlibat bentrok yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka karena sabetan benda tajam. KOMPAS.COM/DEWANTOROSejumlah petugas kepolisian berjaga di sekitar Universitas HKBP Nommensen, di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan pada Jumat (22/11/2019). Di kampus ini, sejumlah mahasiswa terlibat bentrok yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka karena sabetan benda tajam.

KOMPAS.com - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, bentrokan yang terjadi antar mahasiswa dari dua fakultas di Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumatera Utara (Sumut), di Jalan Perintis Kemerdekaan, berawal dari mahasiswa bermain futsal.

Esok harinya mereka berkumpul di dalam kampus Nommensen.

"Terjadilah tawuran antara dua fakultas, kemudian ada korban tadi siang. Yang satu masih proses dirawat karena mengalami luka bacok," kata Dadang Hartanto, saat di lokasi, Jumat (22/11/2019) sore.

Baca juga: Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, 1 Tewas, 1 Terluka Kena Bacok

Kedua fakultas yang terlibat bentrok itu saling lempar batu dan benda keras.

Dadang berharap semua pihak untuk menahan diri agar jangan sampai peristiwa tersebut kembali terjadi.

"Menahan diri dan mendinginkan situasi, baik dari civitas akademika Fakultas Teknik maupun Pertanian. Kita harapkan rektor mahasiswa aparat bekerjasama untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, satu orang tewas dalam bentrokan yang terjadi antar mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sumut, Jumat.

Baca juga: Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Informasi yang dihimpun, bentrokan antara mahasiswa dari dua fakultas di universitas yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan itu terjadi sejak pukul 14.00 WIB.

Antar mahasiswa terlibat saling lempar batu dan benda keras.

Selain mahasiswa tewas, satu mahasiswa lainnya menderita luka karena sabetan senjata tajam.

 

(Penulis: Kontributor Medan, Dewantoro | Editor: David Oliver Purba)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Regional
11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

Regional
Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Regional
Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X