Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Kompas.com - 21/11/2019, 07:06 WIB
Daniel Dhakidae, Franz Magnis Suseno, Elga Sarapung,  dan Amin Abdullah dalam jumpa pers forum Dialog dan Kerjasama Lintas Iman untuk Indonesia yang lebih baik, Damai dan Toleran secara Kritis-Konstruktif di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMADaniel Dhakidae, Franz Magnis Suseno, Elga Sarapung, dan Amin Abdullah dalam jumpa pers forum Dialog dan Kerjasama Lintas Iman untuk Indonesia yang lebih baik, Damai dan Toleran secara Kritis-Konstruktif di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tegas terhadap segala bentuk intoleransi yang terjadi di Indonesia. Sehingga peristiwa intoleransi tidak terulang kembali.

Hal itu disampaikan oleh rohaniawan Franz Magnis Suseno dalam jumpa pers forum "Dialog dan Kerjasama Lintas Iman untuk Indonesia yang lebih baik, Damai dan Toleran secara Kritis-Konstruktif" di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019). 

"Pengalaman kita bahwa dalam tahun-tahun terakhir, kejadian-kejadian intoleransi terus bertambah," ujar Franz Magnis Suseno. 

Franz Magnis Suseno menuturkan sebetulnya situasi dalam masyarakat sebagai keseluruhan masih tetap toleran.

Indonesia itu negara yang toleran, dalam arti di mana-mana minoritas bisa hidup dan beribadah ditengah mayoritas tanpa kesulitan serta tanpa takut.

Komunikasi juga terjalin dengan baik, tanpa membedakan mayoritas dan minoritas.

Baca juga: Ini Tiga Sebab Menguatnya Sikap Intoleransi di Indonesia Versi Polri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan-tindakan intoleran

Namun lanjutnya jika tindak-tindak intoleransi dibiarkan saja, maka bisa merusak kehidupan bersama.

"Jadi Negara Republik Indonesia harus intoleran terhadap intoleransi. Mereka yang mau merusak toleransi kita tidak boleh ditoleransi," ucapnya.

"Secara sederhana bahwa acuannya adalah hukum, dan tentu undang-undang dasar yang berlaku," imbuhnya.

Jika misalnya alat negara membiarkan massa yang beringas melakukan penutupan tempat ibadah, atau memaksa upacara keagamaan, acara sebuah diskusi dibatalkan, itu signal yang sangat buruk. Hal itu tidak boleh terjadi, sebab akan menghancurkan toleransi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.