Kompas.com - 19/11/2019, 15:54 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menyebut ada 4 orang tersangka teroris yang ditangkap di Medan. Dengan demikian, total orang yang sudah diamankan sebanyak 30 orang, termasuk pelaku, Rabbial M.N dan dua orang yang tewas. Dari 30 tersangka itu, 3 di antaranya perempuan. KOMPAS.COM/DEWANTOROKabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menyebut ada 4 orang tersangka teroris yang ditangkap di Medan. Dengan demikian, total orang yang sudah diamankan sebanyak 30 orang, termasuk pelaku, Rabbial M.N dan dua orang yang tewas. Dari 30 tersangka itu, 3 di antaranya perempuan.

MEDAN, KOMPAS.com - Pengejaran terhadap orang-orang yang berhubungan dengan bom bunuh diri di Mako Polrestabes Medan pada Rabu pagi (13/11/2019) belum berhenti.

Terakhir, tim gabungan Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan dibantu Tim Densus 88 Anti Teror Polri menangkap 4 orang di Medan.

Meskipun sudah 30 orang yang diamankan, jumlahnya kemungkinan akan bertambah mengingat masih ada yang dalam pengejaran. 

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: 7 Fakta Tersangka Bom Bunuh Diri di Medan, Latihan Berkuda dan Memanah hingga Tak Hapal Pancasila

 

Dikatakannya, jumlah 30 orang tersangka yang diamankan itu adalah yang tercatat hingga hari ini, Selasa (19/11/2019). Termasuk di dalamnya, tiga orang yang meninggal dunia, yakni pelaku, RMN dan dua orang yang ditangkap di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.

Para tersangka terdiri dari 3 orang perempuan dan 24 laki-laki. Mereka memiliki peran yang bermacam-macam, mulai dari bendahara, perakit maupun perekrut.

"Ditangkapnya di Medan. Ada satu yang menyerahkan diri," katanya tanpa merinci lokasi penangkapannya. 

Dijelaskannya, kasus ini ditangani oleh tim gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan dan dibantu Tim Densus 88 Anti Teror Polri.

Selain melakukan penangkapan, tim itu melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

Menurut Tatan, keempat orang yang diamankan terakhir kali merupakan warga Medan. Tidak ada inisial yang disampaikan Tatan terkait empat orang yang ditangkap itu.

Ketika ditanya para tersangka termasuk dalam kelompok apa, Tatan enggan menjawabnya.

"Sampai sekarang kita belum tahu barang bukti apa saja yang diamankan. Karena masih tahap pengembangan," katanya. 

Baca juga: Hampir Seminggu sejak Peristiwa Bom Bunuh Diri di Medan, Ini Fakta Barunya Menurut Polisi

Tatan menambahkan, pengejaran terhadap orang-orang yang berhubungan dengan bom bunuh diri RMN di Mako Polrestabes Medan masih terus berlanjut.

"Yang pasti tidak berhenti di sini. Karena sampai detik ini sudah bertambah jadi 30. Apakah masih ada, mungkin saja, karena masih ada yang dalam pengejaran," katanya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X