Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Kompas.com - 19/11/2019, 05:22 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Kiri) dan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim (Kanan) di di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Yogyakarta, Senin (18/11/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOKetua PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Kiri) dan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim (Kanan) di di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Yogyakarta, Senin (18/11/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan Milad ke-107 mengajak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim untuk bersama mencerdaskan bangsa.

Hal ini disampaikan Haedar Nashir di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Yogyakarta, Senin (18/11/2019).

 

"Saya, mas Nadiem, tentu ingin menjadikan milad ini sebagai usaha bersama pemerintah untuk mencerdaskan bangsa," kata Haedar. 

"Dan Muhammadiyah terus akan berkiprah dan saya yakin kekuatan masyarakat dengan pemerintah yang punya visi ke depan tentu insyaallah akan membawa Indonesia lebih baik."

Baca juga: Haedar Nashir: Bijak Sikapi Hasil Pemilu, Tak Perlu Ada Mobilisasi Massa 

Dalam sambutannya, Haedar mengatakan pada tahun ini Muhammadiyah mengambil tema milad mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Kata cerdas artinya tajam pikiran dan akal budi manusia dan usaha mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya

Dikatakannya, mencerdaskan bukan hanya mempertajam akal pikiran dan akal budi manusia tetapi juga kebudayaan dan lingkungan serta sistem dimana manusia itu hidup. 

Sehingga semuanya berkecerdasan.

Baca juga: Ini Kondisi Sekolah di Papua yang Ditulis dalam Surat untuk Mendikbud Nadiem

Peran Muhammadiyah mencerdaskan bangsa

Haedar mengatakan, Muhammadiyah melalui Ahmad Dahlan dan istrinya serta generasi awal Muhammadiyah pada 107 tahun yang lalu, telah menorehkan sejarah satu diantaranya mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Mencerdaskan kehidupan bangsa bagi Muhammadiyah dan generasi awal gerakan ini memiliki pondasi pada nilai-nilai Islam. Yakni pada tradisi iqra sebagai wahyu dan risalah pertama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW," ucapnya.

Selama 107 tahun berdiri kurang lebih telah berdiri 20 ribu TK ABBA hingga 166 perguruan tinggi. Muhammdiyah selalu berkiprah untuk kemajuan umat, bangsa, manusia, dan alam semesta. 

Dalam kesempatan itu Haedar juga bercerita tentang kedatangan Mendikbud Nadiem ke Kantor PP Muhammadiyah setelah 5 hari dilantik menjadi menteri. 

Baca juga: Menteri Nadiem Salut kepada Muhammadiyah



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Regional
KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

KKP Dinilai Langgar Kesepakatan dengan Komisi IV soal Ekspor Benih Lobster

Regional
Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Seorang Pria di Riau Sebulan Menculik Adik Ipar untuk Diperkosa

Regional
Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Kisah Oktavia dan 8 Guru Honorer di Pedalaman NTT, 6 Tahun Tak Digaji, Tiap Hari Menyusuri Hutan

Regional
Kebijakan Penghentian Hajatan Dikritik, Bupati Banyumas: Harus Tarik Rem Darurat

Kebijakan Penghentian Hajatan Dikritik, Bupati Banyumas: Harus Tarik Rem Darurat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X