Anjing Pelacak Disiagakan untuk Deteksi Bahan Peledak di Polrestabes Medan

Kompas.com - 13/11/2019, 11:33 WIB
Seekor anjing jenis dark germain shepherd bernama Ajax disiagakan di Polrestabes Medan untuk menelusuri bahan peledak. Anjing ini baru akan diturunkan jika dicurigai masih ada bahan peledak lain di lokasi. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeekor anjing jenis dark germain shepherd bernama Ajax disiagakan di Polrestabes Medan untuk menelusuri bahan peledak. Anjing ini baru akan diturunkan jika dicurigai masih ada bahan peledak lain di lokasi.

MEDAN, KOMPAS.com - Seekor anjing pelacak bernama Ajax disiagakan di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).

Anjing pelacak tersebut untuk mendeteksi bahan peledak. Ajax baru akan diturunkan dari kandangnya jika dicurigai masih ada bom lain.

Ajax tiba di lokasi dengan mobil Polisi Satwa dari Direktorat Sabhara Polda Sumut.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Bom di Medan: Rasanya Tanah seperti Terangkat...

Menurut seorang polisi yang membawa Ajax, anjing ini berusia 2 tahun dan sudah terlatih untuk mendeteksi bahan peledak.

"Satu satwa punya satu fungsi khusus. Ajax ini dia khusus deteksi handak (bahan peledak)," kata polisi tersebut.

Adapun, anjing pelacak ini merupakan jenis dark germain shepherd.

Anjing tersebut diasuh oleh pawang Bripda Dian Tarigan.

"Ini disiagakan dulu di mobil. Kalau masih ada yang dicurigai ada bom lain baru akan diturunkan," ujar dia.

Baca juga: 5 Anggota Polri dan 1 Warga Sipil Terluka akibat Bom di Polrestabes Medan

Saat ini, polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi ledakan.

Polisi melarang warga dan awak media untuk mendekat ke lokasi ledakan.

Polisi masih melakukan olah tempa kejadian perkara dalam proses penyidikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X