Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Kompas.com - 12/11/2019, 17:07 WIB
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara menunjukkan barang bukti dan satu tersangka pelaku pembegalan Nopa Hadinata (37) yang merupakan sopir taksi online, Selasa (12/11/2019). Atas kasus tersebut, Nopa saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami 23 luka tusukan. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara menunjukkan barang bukti dan satu tersangka pelaku pembegalan Nopa Hadinata (37) yang merupakan sopir taksi online, Selasa (12/11/2019). Atas kasus tersebut, Nopa saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami 23 luka tusukan.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Polresta Palembang menangkap satu pelaku begal Nopa Hadinata (37) yang saat ini sedang kritis usai mengalami 23 luka tusukan.

Pelaku yang ditangkap tersebut adalah Marmada Saputra Jaya (21). Ia dibekuk petugas di kediaman keluarganya yang berada di Kawasan Lemabang, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Selasa (11/11/2019).

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, usai mendapatkan laporan adanya aksi begal yang menimpa Nopa. Mereka langsung melakukan penyelidikan.


Baca juga: Dibegal Penumpang, Sopir Taksi Online Sekarat Terima 23 Tusukan

Dari hasil penyelidikan itu, diketahui seorang pelaku bernama Marmada.

"Saat kita tangkap, tersangka ini sedang berencana untuk kabur dari Palembang,"kata Yon, saat melakukan gelar perkara.

Yon menjelaskan, aksi itu dilakukan Marmada bersama rekannya berinisial BS (DPO). Mereka meminjam akun seseorang untuk mengorder taksi online melalui aplikasi.

Saat korban Nopa datang, keduanya pun langsung masuk dan minta diantarkan ke tujuan yang berada di Jalan Tanah Merah, Way Hitam, Kecamatan Ilir Barat (IB) I.

"Tersangka BS duduk di kursi belakang dan saat berada di lokasi kejadian, BS langsung menusuk korban secara bertubi-tubi,"ujarnya.

Tersangka BS saat ini masih dalam pengejaran petugas. Yon mengimbau kepada masyarakat terutama sopir taksi online untuk lebih berhati-hati, terlebih lagi ketika beraktivitas pada malam hari.

"Kejadian ini terus berulang, semestinya dari sopir taksi online, harus waspada, apalagi ada penumpang minta diantarkan pada malam hari,"ujar Kasat.

Baca juga: Selalu Licin Saat Diringkus, Spesialis Penipu Sopir Taksi Online Akhirnya Tertangkap Juga

Atas perbuatannya, Marmada dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang sopir taksi online di Palembang, Sumatera Selatan menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Nopa Hadinta (37) saat ini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Siti Khadijah Palembang karena mengalami  23 luka tusukan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

9 Rumah Warga di Minahasa Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Zaenal Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga: Dia Juga Tidak Berdaya

Regional
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Zaenal karena Dianiaya Polisi: 29 Adegan, Dipukul Traffic Corn

Regional
Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Pengolahan Aspal Banyumas Diminta Ditutup karena Sebabkan Polusi, Pemilik: Terlalu Berlebihan

Regional
Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Diduga Tipu Keluarga Sendiri, Dosen PTN di Sumbar Ditangkap

Regional
4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

4 Tahanan Narkoba Polresta Malang Kabur, Kapolresta: Kalau Ada Kelalaian Akan Diproses

Regional
Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Iming-iming Uang Rp 4.000, Kakek di Brebes Cabuli 8 Anak di Bawah Umur

Regional
Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Gubernur Ridwan Kamil Akan Desain Stasiun Al Jabbar

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Jelang Natal dan Tahun Baru, BPOM Purwokerto Temukan Makanan Tak Layak Edar

Regional
Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Asyik Ngopi, Mahasiswa di Kediri Tewas Tertimpa Pohon

Regional
Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Polisi Gadungan Peras Para Wanita Lewat Video Bugil, Korbannya Gadis hingga Wanita 50 Tahun

Regional
Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

Regional
Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Kronologi Penemuan Jasad Wanita Tanpa Busana Mengambang di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X