Polisi: Korban Pemerkosaan Pemuda di Jombang Lebih dari 8 Perempuan

Kompas.com - 02/11/2019, 12:56 WIB
Adi Indra Purnama diapit oleh Kapolres Jombang, AKBP Bobby P Tambunan (kiri) dan Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono (kanan), di depan Kantor Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍAdi Indra Purnama diapit oleh Kapolres Jombang, AKBP Bobby P Tambunan (kiri) dan Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono (kanan), di depan Kantor Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Jawa Timur, Sabtu (2/11/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Warga Desa Karang Dagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur Adi Indra Purnama ditangkap polisi karena diduga mencabuli dan memerkosa 8 perempuan, baik dewasa maupun anak-anak.

Namun setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata jumlah korbannya lebih dari itu.

Kapolres Jombang AKBP Bobby P Tambunan mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan secara maraton oleh penyidik, terungkap bahwa korban pencabulan dan perkosaan dari pemuda 24 tahun itu sebanyak 9 orang. 


Hal ini terungkap setelah polisi mendapat laporan dari dua orang korban.

Korban pertama, yakni seorang perempuan berusia 19 tahun asal Tangerang, Banten. Adi dilaporkan memaksa melakukan hubungan seksual dengan korban pada September 2019. 

Adapun korban kedua adalah seorang perempuan asal Jombang, Jawa Timur. Adi memerkosa perempuan itu pada 1 Januari 2016 ketika korban masih berusia 16 tahun.

"Sampai dengan hari ini, laporan yang sudah masuk ada 2 (korban melapor), 1 wanita dan 1 korban yang masih di bawah umur," kata Bobby, saat menggelar konferensi terkait kasus itu di Mapolres Jombang, Sabtu (2/11/2019).

Bobby mengatakan jumlah 9 korban diperoleh polisi setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan tersangka. Dari 9 korban, 6 di antaranya masih sepupu tersangka.

Baca juga: Seorang Pemuda di Jombang Akui Perkosa 8 Perempuan

"Dari pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang lain maupun terhadap tersangka, kami menduga korbannya tidak hanya dua, korbannya cukup banyak. Jumlah yang sudah kami dapatkan sampai dengan hari ini, korbannya ada 9," ungkapnya.

Kasus terakhir dilakukan tersangka pada September 2019 lalu. Adapun usia dari kesembilan korban mulai dari 16 tahun hingga 19 tahun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X