Profil Lengkap Abdul Halim Iskandar, dari Santri hingga Jadi Menteri Desa

Kompas.com - 23/10/2019, 13:27 WIB
Politisi PKB Abdul Halim Iskandar tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI) KOMPAS.COM/ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPolitisi PKB Abdul Halim Iskandar tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

JOMBANG, KOMPAS.com - Abdul Halim Iskandar ditunjuk sebagai Menteri Desa di Kabinet Kerja Jilid 2 untuk masa jabatan periode 2019-2024. 

Pria kelahiran Jombang pada 14 Juli 1962 ini merupakan sosok yang menapaki karir dari lingkungan pesantren.

Pendidikan di masa kecilnya banyak dihabiskan di Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar Jombang, Jawa Timur.

Dia menempuh pendidikan formal di MI, MTs dan MAN Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang.

Selain pendidikan formal, Halim Iskandar tercatat pernah menjadi santri di Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar dari tahun 1968 hingga tahun 1980.

"Pak Halim juga pernah menjadi kepala pondok, sekitar dua tahun," ungkap KH Abdussalam Sohib, pengasuh Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar, saat ditemui Kompas.com, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Abdul Halim Iskandar Dipanggil ke Istana, Ini Profil Singkat Kakak Cak Imin

Pria yang juga merupakan paman dari Halim Iskandar ini mengatakan, setelah lulus dari MAN Manbaul Ma'arif Denanyar, keponakannya itu menempuh pendidikan S1 hingga S2 di luar kota. 

Berdasarkan catatan yang diterima Kompas.com, kakak kandung ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar itu menempuh pendidikan sarjana di IKIP Yogyakarta pada jurusan Filsafat dan Sosiologi Pendidikan pada tahun 1987.

Setelah lulus S1, bapak 3 anak itu kemudian melanjutkan studi S2 di IKIP Malang pada jurusan Manajemen Pendidikan. Dia berhasil menyelesaikan pendidikan S2-nya pada tahun 1992.

Sebelum terjun ke dunia politik, Halim Iskandar pernah menjadi guru BP di MAN Manbaul Maarif Denanyar Jombang, serta menjadi kepala SMK Sultan Agung Tebuireng. 

Suami dari Lilik Umi Nasriyah tercatat pernah menjadi dosen dan dekan fakultas Tarbiyah di Institut Keislaman Hasyim Asy’ari (IKAHA) Tebuireng. Kampus itu kini berubah menjadi Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng. 

"Jadi sebelum terjun ke dunia politik, Pak Halim itu mengajar (menjadi guru). Kemudian tahun 1999 mulai terjun ke politik dan fokus ke sana," kata Abdussalam Sohib.

Pria yang akrab disapa Gus Salam ini menjelaskan, dari silsilah keluarga, Halim Iskandar merupakan cicit dari KH Bisri Syamsuri, tokoh pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus pendiri Pesantren Manbaul Maarif Denanyar. 

Di Jombang, rumah keluarga Abdul Halim Iskandar berada di sebelah utara pintu gerbang Pondok Pesantren Manbaul Maarif Denanyar.

Beberapa tahun lalu, kata Gus Salam, Halim Iskandar dan istrinya pernah tinggal di rumah almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang lokasinya tak jauh dari pondok, sebelum memiliki rumah tinggal sendiri.

Politisi PKB

Abdul Halim Iskandar terjun ke dunia politik sejak tahun 1999. Dia menjadi ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang sejak tahun 1999 hingga 2011. 

Lalu, pada tahun 2011, Halim menjadi ketua DPW PKB Jawa Timur. Jabatan sebagai ketua DPW PKB Jawa Timur akan disandang Halim Iskandar hingga tahun 2022 mendatang.

Kakak kandung Cak Imin itu menjadi ketua DPRD Kabupaten Jombang dari tahun 1999-2009. Lalu, sejak tahun 2009, Halim Iskandar menjadi pimpinan di DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pada periode 2009 - 2014 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim. Lalu pada periode 2014 - 2019, dia menjadi Ketua DPRD Jawa Timur.

Pada Pemilu 2019, perolehan kursi PKB kalah dengan PDI-P. Halim pun akhirnya duduk sebagai wakil ketua DPRD Jatim.

Pada Rabu, Abdul Halim Iskandar resmi ditunjuk sebagai Menteri Desa di Kabinet Kerja Jilid 2 untuk masa jabatan periode 2019-2024.

Baca juga: Pernah Diperiksa KPK, Calon Menteri Abdul Halim Iskandar Nyatakan Dirinya Clear

Atas penunjukan sebagai Menteri Desa, keluarga besar Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar Jombang berharap agar Halim Iskandar bisa menjaga dan menjalankan amanah tersebut dengan baik.

"Kami meyakini bahwa beliau bisa menjalankan amanah sebagai Menteri Desa, beliau dari desa dan sangat paham soal desa. Harapan kami, beliau tetap menjaga kejujuran, komitmen dan bertanggung jawab," kata Gus Salam.

Selain itu, tambah Gus Salam, dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri, Halim Iskandar diharapkan tetap menjaga dan memegang nilai-nilai kesantriannya.

"Karena sebagai seorang santri, amanah menjadi seorang pejabat itu adalah sebagai lahan untuk mengabdi ke masyarakat, yang berarti ibadah," ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

7 Tahun Tak Lulus Kuliah, Mahasiswa Ini Diduga Nekat Gantung Diri, Ini Kata Polisi

Regional
Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Regional
2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

2 Bulan Bekerja di Arab Saudi, Pekerja Indonesia Diduga Disiksa, Tangan Disetrika

Regional
'Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?'

"Kan Sudah Kita Kontrol, Kok Masih Dibilang Solo Zona Hitam?"

Regional
Kisah Suparman Si 'Superman', 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Kisah Suparman Si "Superman", 145 Kali Donasi Darah hingga Dapat Penghargaan dari SBY

Regional
Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju di Pilkada Jember

Regional
Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Orang Rimba Bertarung dengan Ular Sanca 3 Meter, Korban Tewas Dililit

Regional
Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Suami Jual Istri dan Cowok Jual Pacar Usia Belasan di Jaringan Prostitusi Online Lintas Provinsi

Regional
Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Meninggal karena Corona, Khofifah: Selamat Jalan Saudaraku

Regional
Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Ayah Hamili Anak karena Mirip Ibunya, Pacar Sempat Dituduh Pelakunya

Regional
Fakta Ayah Hamili Anak Kandung, Berawal dari Laporan Masyarakat, Anak Mengaku Suka Sama Suka

Fakta Ayah Hamili Anak Kandung, Berawal dari Laporan Masyarakat, Anak Mengaku Suka Sama Suka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X