Pembaca Kompas Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Pengungsi Gempa Maluku

Kompas.com - 16/10/2019, 15:01 WIB
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas menyerahkan bantuan ke posko utama pengungsi bencana gempa di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYYayasan Dana Kemanusiaan Kompas menyerahkan bantuan ke posko utama pengungsi bencana gempa di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (15/10/2019).

AMBON, KOMPAS.com - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk pengungsi korban gempa Maluku di dua lokasi pengungsian di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (15/10/2019).

Dua desa yang menjadi lokasi penyaluran bantuan dari pembaca Kompas yakni Desa Liang dan Desa Waai.

Adapun, total bantuan yang disalurkan ke dua desa tersebut berupa 2 ton beras, air mineral sebanyak 200 karton, 115 tikar, dan 200 buah sarung.

Baca juga: Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Kemudian, 40 dus makanan ringan dan 60 dus perlengkapan bayi dan ibu hamil serta perempuan.

Bantuan yang dibawa dengan satu mobil truk dan tiga mobil pikap itu diantar langsung oleh Staf Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, Sugiyanto didampingi staf Hotel Santika, dan pimpinan Hotel Amaris Ambon.

Bantuan pertama disalurkan ke posko utama Desa Liang, dan diterima ketua posko Adri Selan.

Selanjutnya, penyaluran bantuan ke posko Desa Waii diterima langsung oleh Kepala Desa Zeth Bakarbessy.

“Bantuan kemanusiaan ini berasal dari pembaca Kompas yang dihimpun melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas,” kata Sugiyanto.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel di Karawang

Sugiyanto mengatakan, bantuan kemanusiaan bagi korban bencana sebelumnya juga telah disalurkan di beberapa daerah di Indonesia yang mengalami bencana seperti di Lombok, Palu, Banten dan sejumlah daerah lain.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pembaca Harian Kompas melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas. Kami berharap semoga bermanfaat bagi para pengungsi,” ujar Sugiyanto.

Kepala Desa Waai dan juga Ketua Posko Desa Liang mengapresiasi kepedulian yang ditunjukan Yayasan Kemanusiaan Kompas.

Mereka mengatakan, bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh para pengungsi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Kapten Ikhlas yang Lawan Virus Corona dengan Pikiran Positif

Cerita Kapten Ikhlas yang Lawan Virus Corona dengan Pikiran Positif

Regional
Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X