Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Kompas.com - 14/10/2019, 22:09 WIB
Pertemuan istri anggota TNI AD yang tergabung dalam Persatuan Istri Tentara (Persit) Kodam XIV Hasanuddin di Balai Pertemuan Hasanuddin Kodam XIV Hasanuddin di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (14/10/2019). Pusat Penerangan Kodam XIV HasanuddinPertemuan istri anggota TNI AD yang tergabung dalam Persatuan Istri Tentara (Persit) Kodam XIV Hasanuddin di Balai Pertemuan Hasanuddin Kodam XIV Hasanuddin di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (14/10/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 312 istri perwira TNI AD yang tergabung dalam persatuan istri tentara ( Persit) di bawah naungan Kodam XIV Hasanuddin mengikuti pertemuan gabungan di Gedung Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (14/10/2019).

Pertemuan ini sendiri mengagendakan pelatihan kepada para anggota Persit usai unggahan status Irma Nasution yang juga istri eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi mengenai penyerangan Wiranto viral.

Postingan itu berujung pencopotan jabatan suaminya tersebut.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi mengungkapkan, pertemuan itu dilakukan agar kejadian yang menimpa istri para anggota TNI itu tidak terulang lagi.

"Jaga diri, jaga kehormatan, juga jaga jari. Karena jari ini bisa membawa kita juga ke pengadilan dan lain-lain. Ini supaya tidak terulang lagi," kata Surawahadi saat diwawancara di BPH Kodam XIV Hasanuddin, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Irma Nasution, Istri Mantan Dandim Kendari yang Dicopot, Dipolisikan Anggota TNI

Surawahadi mengatakan, para ibu Persit ini bakal mendapatkan beberapa materi yang dibawakan para pejabat Kodam XIV Hasanuddin seputar tugasnya sebagai pendamping anggota TNI.

Menurut Surawahadi, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan istri prajurit agar kesatuan organisasi tetap terjaga.

"Terkait perkembangan teknologi sekarang ini dalam pemanfaatan Gadget, pandai pandailah memanfaatkan dengan bijak. Manusia bisa salah oleh karena itu jangan terpancing, jaga jari-jari dalam penggunaan medsos, Facebook dan lain-lainnya," tutur Surawahadi.

Baca juga: Posting Penusukan Wiranto, Irma Nasution, Istri Mantan Dandim Kendari Dipolisikan

Surawahadi berharap para istri perwira yang mengikuti kegiatan ini dapat memberitahukan hasil pengetahuan yang didapatnya kepada para istri anggota TNI lainnya yang juga tergabung dalam organisasi yang sama, yang tidak sempat mengikuti kegiatan ini.

Sebelumnya diberitakan, Komandan Kodim 1417/Kendari Kolonel Kav. Hendi Suhendi resmi dicopot dari jabatannya.

Pencopotan Dandim Kendari itu buntut dari unggahan istrinya di media sosial Facebook.

Istri Hendi, Irma Nasution mengunggah konten negatif terkait penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Wiranto ditusuk menggunakan senjata tajam saat berada di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X