Di Balik Kematian Siswa SMP yang Tewas Saat Dihukum Lari, Telat Sekolah 2 Kali hingga Diduga Kelelahan

Kompas.com - 02/10/2019, 11:19 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

KOMPAS.com - Fanli Lahingide (14), siswa SMP Kristen 46, Mapanget Barat, Kota Manado, dihukum berlari karena sudah dua kali tidak terlambat datang ke sekolah.

Hal itu membuat dirinya dihukum berlari oleh oknun guru piket berinisial CS. Naas, diduga kelelahan, korban pingsan dan akhirnya meninggal dunia saat menjalani hukuman tersebut.

"Bahwa korban sudah dua kali terlambat datang ke sekolah, dan pada saat mendapat tindakan lari, korban tidak mengeluh sakit," kata Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani seperti mengutip keterangan saksi Asri Entimen.

Baca juga: Seorang Siswa SMP Tewas Setelah Dihukum Lari di Sekolah

Menurut Asri, yang juga seorang guru di SMP Kristen 46 mengatakan, saat itu dirinya piket bersama dengan CS.

Korban tiba di sekolah pada pukul 07.25 Wita, sehingga tidak ikut apel. Lalu oleh CS, korban disuruh lari berkeliling sekolah. Ketika dua putaran, korban lalu terjatuh ke arah depan dan pingsan tidak sadarkan diri.

Menurut polisi, korban lalu dibawa ke Rumah Sakit AURI pukul 08.30 Wita lalu kemudian diarahkan untuk dirujuk ke RS Prof Kandou.

"Korban meninggal pada pukul 08.40 Wita pada saat dirujuk ke RS Prof Kandou," kata Muhlis melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Ibu korban: Anak saya sudah sarapan

Sementara itu, ibu korban, Julin Mandiangan, mengatakan, anaknya berangkat sekolah pukul 06.30 Wita. Saat itu, putranya sempat sarapan sebelum berangkat.

Kemudian pada pukul 08.00 Wita, saksi perempuan Krendis Kodmanpode datang ke rumah korban. Di sana, saksi memberitahu bahwa korban pingsan di sekolah dan telah berada di RS AURI.

Menurut keterangan yang diperoleh polisi, korban sempat mengaku kelelahan dan meminta izin beristirahat kepada CS. Namun, diduga CS tak meluluskan permintaan korban tersebut.

 

Sumber: KOMPAS.com (Skivo Marcelino Mandey)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X