Ini Sosok Randi dan Yusuf, 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari yang Tewas Saat Demo

Kompas.com - 30/09/2019, 16:58 WIB
Demo mahasiswa Kendari di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). KOMPAS.com/KIKI ANDI PATIDemo mahasiswa Kendari di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019).

 

KENDARI, KOMPAS.com – Duka mendalam masih menyelimuti rekan dan sahabat dua mahasiswa yang menjadi korban dalam demo mahasiswa di gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (26/9/2019) lalu.

Randi (21), mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Perairan serta Muhammad Yusuf Kardawi (19), mahasiswa D3 Teknik Sipil Universitas Halu Oleo (UHO) meninggal dunia.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari yang Tewas Tumpuan Keluarga

Oleh rekannya, Randi, mahasiswa semester 7 angkatan 2016 dikenal sebagai sosok yang bijak, loyal dan ramah.

Dia selalu menjadi penengah ketika teman-temannya cekcok.

Hal ini diungkapkan rekan sekelas Randi. Dia mengaku sangat terpukul dan tidak percaya atas kepergian sahabatnya itu.

“Dia baik sekali, dia itu sebagai penengahnya kita itu kalau ada masalah,” ungkapnya sambil meminta namanya dirahasiakan, Senin (30/9/2019).

Semasa kuliah, Randi menumpang di rumah bibinya di Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari.

Jika ke kampus, ia selalu bersama temannya karena tidak memiliki kendaraan. Selain bijak dan baik hati, Randi dikenal aktif dalam berdiskusi.

Sambil kuliah, Randi nbekerja di Bandara Halu Oleo Kendari.

Ia mengaku, sangat tidak percaya dengan kepergian almarhum. Oleh karena itu, mereka juga menuntut pihak kepolisian untuk bertanggung jawab dalam kasus ini.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X