Ditahan Polisi karena Lahannya Terbakar, Ini Kata Direktur PT HBL

Kompas.com - 23/09/2019, 17:37 WIB
Pemadaman menggunakan helikopter water boombing untuk memadamkan api yang membakar lahan di Kecamatan Bayung Lenci, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. HANDOUT/BPBD SUMSELPemadaman menggunakan helikopter water boombing untuk memadamkan api yang membakar lahan di Kecamatan Bayung Lenci, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Di kanal itu airnya banyak, hanya saja memang kami tidak mempunyai mobil pemadam," ujar Alfaro.

Setelah menyandang status sebagai tersangka, Alfaro mengaku telah tiga kali diperiksa penyidik.

Ia pun tak mengetahui pasti nasibnya saat ini di perusahaan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya serahkan semuanya ke kuasa hukum untuk keterangan detailnya,"ucap Alfaro.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penahanan tersebut dilakukan setelah penyidik memeriksa para saksi ahli atas kebakaran lahan di PT HBL.

Setelah pemeriksaan saksi ahli selesai, Alfaro sebagai pemimpin perusahaan tersebut langsung ditahan.

"Mereka lalai sehingga kebakaran lahan itu terjadi. Seharusnya, setiap korporasi menyiapkan alat memadai. Namun, dari pemeriksaan saksi ahli, alat pemadam di perusahaan sangat tidak memadai,"kata Rudi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X