Detik-detik Bandar Narkoba Tertembak di Kepala Saat Dikejar Petugas

Kompas.com - 22/09/2019, 06:58 WIB
Mobil yang ditumpangi pelaku Alya Merah KT 1971 RJ masuk parit saat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas di simpang empat Sempaja, Samarinda, Jumat (20/9/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONMobil yang ditumpangi pelaku Alya Merah KT 1971 RJ masuk parit saat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas di simpang empat Sempaja, Samarinda, Jumat (20/9/2019).

KOMPAS.com - Irwan alias Wawan Bin Daeng Tutu, bandar narkoba di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tewas tertembak di bagian kepala saat diduga mencoba merebut senjata api milik petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, Jumat (20/9/2019).

Sebelum tertembak, Irwan dan petugas BNN, Bripka Effendy, sempat terlibat kejar-kejaran di sepanjang Jalan M Yamin menuju Simpang Empat Sempaja.

Bripka Effendy yang mengendarai sepeda motor mencoba mengejar mobil Ayla yang dikendarai Irwan bersama tiga pelaku lainnya, DT, I dan Q. Saat terjadi kejar-kejaran tersebut, kaca mobil Irwan dalam kondisi terbuka. 

Baca juga: Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Saat berhasil mendekati mobil tersebut, Effendy lalu mengarahkan pistolnya ke Irwan dan memerintahkan pelaku untuk berhenti.

Namun, Irwan tak mengindahkan perintah tersebut dan justru mencoba merebut pistol Effendy. Tarik menarik pun tak terhindarkan.

Effendy lalu berusaha melumpuhkan Irwan dengan menembak pahanya. Namun, tembakan tersebut justru mengenai kepala Irwan.

Sementara itu, saat mencoba kabur, mobil komplotan Irwan tersebut sempat menabrak petugas. Petugas BNN terpaksa menyerempat paksa mobil tersebut hingga masuk ke parit.

"Setelah kejadian itu mobilnya nyungsep ke parit di simpang empat Sempaja. Kita evakuasi ke rumah sakit tadi malam tapi (Sabtu dini hari) meninggal," ujar Humas BNN Kaltim Haryoto saat ditemui di kamar jenazah RSUD AW Syaharie, Sabtu (21/9/2019).

Baca juga: Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Sementara itu, menurut keterangan petugas, pelaku yang sudah dibuntuti petugas sejak Jumat sore, diketahui mengambil narkoba jenis sabu di Jalan Juanda dengan mengendarai mobil Ayla warna merah. 

Petugas pun segera membuntuti pelaku. Saat itu petugas BNN menggunakan satu unit mobil dan lima sepeda motor. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X