Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Kompas.com - 20/09/2019, 20:48 WIB
Tiga orang berinisial  CDF,  ODF dan MTN yang diduga terlibat melakukan penganiayaan hingga menyebabkan mahasiswa Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21) saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda DIY KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMATiga orang berinisial CDF, ODF dan MTN yang diduga terlibat melakukan penganiayaan hingga menyebabkan mahasiswa Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21) saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda DIY

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Daerah Istimewa  Yogyakarta (DIY) berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat melakukan penganiayaan hingga menyebabkan mahasiswa Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21), tewas.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif para pelaku melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal karena tersinggung.

Tiga orang yang berhasil diamankan adalah CDF, ODF dan MTN. Ketiganya bertatus mahasiswa.

Baca juga: 2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui motif penganiayaan terhadap korban Joao Bosco Baptista (21), karena ada salah satu dari pelaku yang tersinggung.

Pelaku tersinggung karena korban mengejek orang tuanya.

"Motif sementara saat ini adalah tersinggung. Bahwa orangtua pelaku diejek. Tapi ini masih motif sementara," ujar Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo dalam jumpa pers, Jumat (20/9/2019).

Menurutnya, saat ini polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif yang sebenarnya hingga terjadi penganiayaan dan menyebabkan korban meninggal.

Selain itu, pihaknya juga masih mendalami siapa aktor intelektual hingga terjadi penganiayaan.

"Dari keterangan dan visum serta otopsi, saat mayat ditemukan ada bekas luka jadi menggunakan alat, menggunakan botol dipukulkan. Ada alat lainnya, tapi tidak bisa saya sebutkan karena masih bagian dari penyidikan," jelasnya.

Baca juga: Jaringan Tubuh Jenazah Mahasiswa Timor Leste yang Terbungkus Selimut Winnie The Pooh Banyak yang Hilang

Dari hasil pendalaman, lanjutnya masih ada beberapa orang lagi yang diduga terlibat. Karenanya, pihaknya masih memburu orang-orang tersebut. Polda DIY juga akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO).

Tiga orang CDF, ODF dan MTN diancam dengan Pasal 328 KUHP jo pasal 340 KUHP jo pasal 338 KUHP jo Pasal 351 ayat 3 KUHP dan/atau Pasal 181 KUHP.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 14 Juli 2019 warga di kawasan wisata Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dikejutkan dengan ditemukannya mayat laki-laki di sebuah jurang.

Dari hasil identifikasi, dipastikan jenazah tersebut adalah Joao Bosco Baptista (21), mahasiswa Yogyakarta asal Timor Leste. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Regional
Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya 'Serbu' Landasan Pacu Bandara

Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya "Serbu" Landasan Pacu Bandara

Regional
663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

Regional
Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Regional
Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Regional
Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Regional
Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Regional
Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Regional
150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

Regional
Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Regional
6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

Regional
Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Regional
Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Regional
Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X