500 Pecinta Burung Termasuk Anggota Dewan Ramaikan Lomba Berkicau di Mamuju Tengah

Kompas.com - 16/09/2019, 11:49 WIB
500 Pecinta Burung di Sulawesi Ramaikan Lomba Burung Berkicau di Mateng KOMPAS.com/JUNAEDI500 Pecinta Burung di Sulawesi Ramaikan Lomba Burung Berkicau di Mateng

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Sebanyak 500 pecinta burung yang tergabung dalam Komunitas Kicau Mania Benteng Kayu Mangiwang (BKM BC) menggelar lomba burung berkicau di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (16/9/2019).

Meski baru kali diselenggarakan di Kabupaten Mamuju Tengah, lomba burung berkicau langsung disambut antusias warga dan para peserta dari berbagai daerah kabupaten di wilayah Sulawesi.

Tak sedikit pejabat hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pecinta burung yang hadir untuk meramaikan lomba kicau burung ini.

Salah satunya adalah Ketua DPRD Mamuju Tengah Arsal Aras.

Baca juga: 500 Burung Kacer Diselundupkan di Dalam Bakul, Sebagian Mati karena Stres

Menurut dia, ajang perlombaan ini tidak hanya menjadi objek wisata dan hobbi para pecinta burung. Namun juga menjadi ajang silaturahim antar sesama warga.

Ajang lomba burung ini juga dinilai bisa meningkatkan prekonomian warga.

Budidaya dan bisnis burung yang mudah dilakukan, dinilai berpotensi menjadi sumber pendapatan bagi warga dan pecinta burung.

Burung mudah dibudidayakan. Belum lagi jualan pakan, sangkar dan lainnya ini bisa menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat,” kata Arsal Aras.

500 Pecinta Burung di Sulawesi Ramaikan Lomba Burung Berkicau di MatengKOMPAS.COM/JUNAEDI 500 Pecinta Burung di Sulawesi Ramaikan Lomba Burung Berkicau di Mateng
Peserta yang datang dari berbagai daerah di antaranya Makassar, Polewali Mandar, Majene, Mamuju, Pasangkayu, Donggala, Tolai dan Palu.

Dalam perlombaan ini, burung-burung cantik yang memesona mata akan dinilai suara merdu dari kicauan yang dihasilkan.

Semakin merdu kicauan yang dihasilkan, akan semakin tinggi harga jual burung tersebut.

Burung-burung peserta lomba ini mulai dari harga Rp 1 juta hingga mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini juga menjadi ajang wisata dan promosi daerah, lantaran pesertanya datang dari berbagai daerah di Sulawesi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X