KILAS DAERAH

Dari Bisnis Rumahan, Usaha Katering Kini Sudah Jadi Industri

Kompas.com - 16/09/2019, 09:47 WIB
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil (memakai jilbab warna kuning) saat meninjau Pameran Akbar Katering se-Jawa Barat 2019 di Gedung Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Jumat (13/9/2019). DOK. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratKetua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil (memakai jilbab warna kuning) saat meninjau Pameran Akbar Katering se-Jawa Barat 2019 di Gedung Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Jumat (13/9/2019).

KOMPAS.com - Usaha katering, yang sebelumnya hanya merupakan bisnis rumahan, kini sudah menjadi industri dengan perputaran uang mencapai miliaran rupiah tiap tahunnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Kamil saat membuka Pameran Akbar Katering se-Jabar 2019 di Gedung Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Jumat (13/9/2019).

"Maka itu, pengusaha katering perlu mendapatkan perhatian," kata Atalia seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/9/2019).

Terkait pameran katering tersebut, Atalia mengatakan, event ini dapat memperluas jejaring, meningkatkan kreativitas dan kualitas pelaku katering, serta memudahkan konsumen dalam menentukan vendor.

Baca juga: Katering Asian Games 2018 Siapkan 49.000 Porsi Makanan Per Hari

"Ini penting sekali untuk menjembatani kebutuhan pengguna jasa katering, sekaligus mempromosikan pelaku usaha dan jasa katering di Jabar, khususnya Kota Bandung," kata Atalia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, event ini juga memberikan kesempatan kepada konsumen untuk memilih jasa katering yang sesuai budget, tanpa perlu berpindah tempat.

Di kesempatan yang sama Atalia berpesan kepada pelaku usaha katering agar terus menumbuhkan kreativitas.

Mereka pun harus lebih hati-hati dalam menggunakan bahan pangan yang akan disajikan dan bagaimana dari segi kesehatan tetap diperhatikan.

Baca juga: Terapis Mitra Go-Massage Diperkosa Pelanggan, Atalia Minta Go-Jek Evaluasi Sistem

"Selain itu, juga sertifikasi halal tentu harus ada," ucapnya.

Perlu diketahui, selain katering, di pameran tersebut juga memamerkan gaun pengantin.

Pameran ini diikuti 79 peserta, yang terdiri dari pengusaha katering, dekorasi, wedding organizer, rias pengantin, dan entertainment.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.