Dendam dengan Suami, Jadi Motif Dewi Bunuh 2 Balita Kembar

Kompas.com - 15/09/2019, 18:49 WIB
Ilustrasi bayi kembar. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi kembar.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkap motif Dewi Regina (24), nekat membunuh dua anak kembarnya, Angga Masus (5) dan Angki Masus (5).

"Pelaku (Dewi) mengaku nekat menghabisi kedua anaknya, karena dendam terhadap perilaku suaminya, Obir Masus," ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Mooy Nafi, kepada sejumlah wartawan, di Kupang, Minggu (15/9/2019).

Menurut Bobby, Dewi merasa dendam karena kerap dianiaya suaminya.

Baca juga: Terungkap, 2 Balita Kembar Tewas Dibunuh Ibu Kandungnya

Selain itu, suaminya disebut kurang perhatian, kasih sayang dan juga kebutuhan ekonomi sebagai perempuam jarang dipenuhi.

"Sehingga dia membunuh anaknya dengan tujuan membalas dendam kepada suaminya,” ujar Bobby.

Kepada polisi, Dewi mengaku menghabisi kedua anaknya setelah berbelanja di kios bersama dua anaknya.

Untuk saat ini, tersangka belum ditahan karena masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Ibu Pembunuh 2 Balita Kembar Ditetapkan sebagai Tersangka

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 80 Ayat 3 dan 4 subsider Pasal 338 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, dua balita kembar di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Angga Masus dan Angkri Masus (5), ditemukan tewas mengenaskan, Kamis (5/9/2019) malam.

Keduanya tewas dengan luka di kepala, leher dan dada.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

Regional
Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Regional
Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Regional
Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Regional
Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Regional
Soal Injil Bahasa Minang, Kepala Dinas Kominfo Sumbar Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Soal Injil Bahasa Minang, Kepala Dinas Kominfo Sumbar Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 6 Juni 2020

Regional
Sesak Napas, Seorang Pemuda Meninggal di Depan Asrama Polres Salatiga

Sesak Napas, Seorang Pemuda Meninggal di Depan Asrama Polres Salatiga

Regional
Belum Tersentuh Covid-19, Ternyata Kabupaten Rawan KKB Ini Tak Perlu Cara Khusus

Belum Tersentuh Covid-19, Ternyata Kabupaten Rawan KKB Ini Tak Perlu Cara Khusus

Regional
Enam Rumah Diduga Milik Pembegal Kapal Yacht Australia Digeledah Polisi

Enam Rumah Diduga Milik Pembegal Kapal Yacht Australia Digeledah Polisi

Regional
Fakta Polisi Ditangkap karena Nyabu, Berawal dari Laporan Satpam yang Curiga karena Disangka Perampok ATM

Fakta Polisi Ditangkap karena Nyabu, Berawal dari Laporan Satpam yang Curiga karena Disangka Perampok ATM

Regional
Sate Ayam Diduga Pakai Daging Busuk, Pedagang 8 Tahun Berjualan, Terkuak dari Aroma

Sate Ayam Diduga Pakai Daging Busuk, Pedagang 8 Tahun Berjualan, Terkuak dari Aroma

Regional
Detik-detik Pria di Bantul Tewas Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal, Pelaku Mengenakan Cadar

Detik-detik Pria di Bantul Tewas Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal, Pelaku Mengenakan Cadar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X