Kondisi Membaik, 3 Polisi yang Terbakar di Cianjur Dipulangkan

Kompas.com - 13/09/2019, 10:59 WIB
Detik-detik api membesar dan melukai empat orang anggota polisi dalam aksi unjukrasa gabungan elemen mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/08/2019) siang yang berujung ricuh. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANDetik-detik api membesar dan melukai empat orang anggota polisi dalam aksi unjukrasa gabungan elemen mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/08/2019) siang yang berujung ricuh.

CIANJUR, KOMPAS.com – Kondisi luka bakar tiga anggota Sabhara Polres Cianjur, Jawa Barat, yakni Briptu Yudi Muslim, FA Simbolon dan Briptu Anif Endaryanto Pratama semakin membaik.

Sempat dirawat intensif di RS Hasan Sadikin Bandung dan RS Sartika Asih Bandung selama hampir sebulan, ketiga polisi yang menjadi korban unjuk rasa anarkis di depan gerbang Pendopo Bupati Cianjur pada pertengahan Agustus lalu itu telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi menginformasikan ketiganya telah dipulangkan beberapa waktu lalu untuk selanjutnya menjalani proses pemulihan.

“Namun, perkembangannya (kondisi kesehatan) akan tetap dipantau,” kata Rudy kepada Kompas.com di Cianjur, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Kasus 4 Polisi Terbakar di Cianjur, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Rudy menyebutkan, peristiwa polisi yang terbakar saat mengamankan aksi unjuk rasa adalah yang pertama kali terjadi dan berharap menjadi peristiwa yang terakhir.

“Ini (kejadian itu) menjadi pelajaran buat kita semua. Penyelidikan telah dilakukan (terhadap para tersangka) dan kita akan tegakkan hukum sesuai aturan yang berlaku di negara ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tim dokter RSHS Bandung telah melakukan operasi penambalan kulit lanjutan terharap Briptu Yudi Muslim.

Operasi dilakukan untuk membuang sel jaringan kulit mati yang terbakar dan menambalnya dengan kulit paha kanan korban. 

Sementara kondisi luka Briptu FA Simbolon dan Briptu Anif lebih baik dibandingkan luka bakar yang dialami Briptu Yudi yang mencapai 13,5 persen itu. 

Tim dokter menyebutkan luka bakar yang diderita Briptu Yudi dan Briptu Simbolon masuk kategori grade dua, artinya kedalaman luka bakar yang sudah mengenai jaringan kulit. 

Adapun luka bakar yang dialami para korban berada di bagian wajah, leher, badan belakang, dan kedua belah tangan.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa ketiganya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memberikan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat dari bripda menjadi briptu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X