Tak Tega Lihat Siswa Kepanasan, Kodim Cianjur Dirikan Tenda untuk Kelas Darurat

Kompas.com - 11/09/2019, 12:43 WIB
Sejumlah personil TNI dari Kodim 0608 Cianjur mendirikan dua tenda peleton di halaman SDN Pancawangi Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/09/2019) pagi. Dua tenda berukuran besar itu difungsikan sebagai kelas darurat puluhan siswa sekolah tersebut yang selama dua bulan terakhir harus belajar di halaman sekolah akibat kelas rusak dan ambruk. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSejumlah personil TNI dari Kodim 0608 Cianjur mendirikan dua tenda peleton di halaman SDN Pancawangi Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/09/2019) pagi. Dua tenda berukuran besar itu difungsikan sebagai kelas darurat puluhan siswa sekolah tersebut yang selama dua bulan terakhir harus belajar di halaman sekolah akibat kelas rusak dan ambruk.

CIANJUR, KOMPAS.com – Komando Distrik Militer ( Kodim) 0608 Cianjur mendirikan dua tenda peleton di halaman Sekolah Dasar ( SD) Negeri Pancawangi Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (11/09/2019) pagi.

Dua unit tenda itu difungsikan sebagai kelas darurat untuk kegiatan belajar-mengajar 50 siswa SD.

Sejak dua bulan terakhir, para siswa SD tersebut harus belajar di halaman sekolah.

Kegiatan belajar dilakukan hanya dengan beralas terpal, akibat ruang kelas mereka rusak dan ambruk.


Komandan Kodim 0608 Cianjur Letkol (Inf) Rendra Dwi Ardhani mengatakan, apa yang dilakukan kesatuannya sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi yang ada.

“Kita dapat laporan dari Babinsa dan Koramil setempat kalau di sini ada sekolah yang kelasnya ambruk, sehingga siswanya harus belajar di lapangan. Alhamdulilah hari ini bisa mendirikan dua tenda darurat di sini,” tutur Rendra kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Baca juga: SD yang Ambruk di Cianjur Hanya Berjarak 1,5 Kilometer dari Kantor Disdik

Rendra berharap keberadaan dua tenda tersebut bisa membuat aktivitas belajar-mengajar kembali nyaman, sembari menunggu bangunan kelas yang rusak dan ambruk diperbaiki dan dibangun kembali.

“Tenda ini akan tetap berada di sini sampai mereka punya kelas lagi. Mudah-mudahan bisa secepatnya diperbaiki kelas yang rusak, agar mereka bisa kembali belajar di dalam kelas,” ujar Rendra.

Pelaksana tugas Kepala SDN Pancawangi Asep Sulaeman menyambut gembira datangnya bantuan dua tenda dari pihak Kodim 0608 Cianjur itu.

Pasalnya, sejak dua bulan terakhir, puluhan siswa kelas 4, 5 dan 6 harus belajar di bawah terik matahari di lapangan sekolah.

“Belum lagi berdebu, anak-anak suka mengeluh perih mata. Alhamdulilah, ternyata ada pihak yang peduli terhadap kondisi sekolah kami,” kata Asep.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan Presiden, Bendera Merah Putih 700 Meter Dikibarkan di Lamongan

Jelang Pelantikan Presiden, Bendera Merah Putih 700 Meter Dikibarkan di Lamongan

Regional
ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Regional
Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X