30 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Papua Barat

Kompas.com - 10/09/2019, 13:22 WIB
Kantor DPRD Papua Barat pasca-dibakar massa pada Senin (18/8/2019) kemarin. KOMPAS.com/ BUDY SETIAWANKantor DPRD Papua Barat pasca-dibakar massa pada Senin (18/8/2019) kemarin.

MANOKWARI, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menetapkan 30 orang jadi tersangka kasus kerusuhan yang terjadi di Papua Barat.

Para tersangka terlibat kasus perusakan, pembakaran, dan penjarahan pada kerusuhan yang terjadi 19 hingga 21 Agustus.

Satu tersangka terkait ujaran kebencian melalui media sosial Facebook.

"30 tersangka ini tersebar di empat kabupaten, yakni Manokwari, Sorong, Teluk Bintuni dan Fakfak," kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, Selasa (10/9/2019).

Baca juga: Bangun Kembali Papua dan Papua Barat, Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar

Mathias menuturkan, 30 tersangka itu dimana 13 di antaranya terlibat aksi rusuh di Manokwari, 13 tersangka pada kerusuhan di Sorong dan 3 tersangka terlibat dalam kerusuhan di Fakfak.

Sedangkan satu tersangka, kasus ujaran kebencian di Kabupaten Teluk Bintuni.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X