Polairud Polda Maluku Hentikan Pencarian 20 ABK KM Mina Sejati

Kompas.com - 04/09/2019, 16:02 WIB
Satu jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang teridentifikasi bernama Riri Prasetyo di evakuasi ke Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Senin (2/8/2019) Foto dok Kabid Humas Polda Maluku Foto dok Kabid Humas Polda MalukuSatu jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang teridentifikasi bernama Riri Prasetyo di evakuasi ke Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, Senin (2/8/2019) Foto dok Kabid Humas Polda Maluku

AMBON,KOMPAS.com - Pencarian terhadap 20 Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati yang menjadi korban pembantaian di laut Aru dihentikan tim gabungan dari personel Polairud Polda Maluku dan personel Brimob.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan penghentian pencarian terhadap 20 ABK KM Mina Sejati itu dilakukan setelah sembilan hari tim dari Polairud dan Brimob Polda Maluku menggelar operasi pencarian.

“Selasa kemarin tim kami dari Polairud dan Brimob resmi telah menghentikan pencarian ABK KM Mina Sejati di laut Aru,” kata Roem kepada Kompas.com, Rabu (4/9/2019).

Dia menejelaskan, tim gabungan Polairud dan Brimob Polda Maluku telah membantu operasi pencarian terhadap puluhan ABK korban pembantaian itu sejak sembilan hari yang lalu.

Dalam operasi pencarian itu tim menggunakan kapal nelayan untuk menyisir peraiaran Aru.

“Operasi pencarian dilakukan selama sembilan hari dengan kapal nelayan dan kemarin itu resmi ditutup,” ujarnya.

Baca juga: Ini 5 Fakta Terbaru KM Mina Sejati, 1 Jenazah Ditemukan hingga Masih Dilakukan Pencarian

Tetap pantau keberadaan 20 ABK Mina Sejati

Meski telah menutup operasi pencarian terhadap puluhan ABK KM Mina Sejati yang hilang itu, namun Roem mengaku pihaknya bersedia kembali mengirim tim penyelamat jika ada tanda-tanda keberadaan ABK di laut tersebut.

“Memang sudah dihentikan, tapi kalau ada tanda-tanda kita kerahkan lagi tim untuk pencarian,”katanya.

Polairud Polda Maluku bersama Brimob merupakan tim terakhir yang menghentikan pencarian terhadap puluhan ABK KM Mina Sejati di laut Aru.

Sebelumnya tim dari Basarnas Ambon dan Tual telah menghentikan pencarian sejak sepekan yang lalu.

Sebelumnya tim SAR gabungan dari Polres Kepulauan Aru, Polairud Polda Maluku dan TNI AL dari Lanal Aru juga menemukan dua jasad ABK KM Mina Sejati di peraiaran laut Aru saat menggelar operasi pencarian di peraiaran tersebut.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Colt T Vs L300, Sopir Diduga Hilang Kendali, Satu Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X