Belum Ada Tersangka dalam Kecelakaan Tol Cipularang yang Tewaskan 8 Orang

Kompas.com - 03/09/2019, 12:24 WIB
Suasana sejumlah kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Kecelakaan tersebut melibatkan sekitar 20 kendaraan yang mengakibatkan korban 25 orang luka ringan, empat orang luka berat dan delapan orang meninggal dunia. ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZARSuasana sejumlah kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Kecelakaan tersebut melibatkan sekitar 20 kendaraan yang mengakibatkan korban 25 orang luka ringan, empat orang luka berat dan delapan orang meninggal dunia.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pihak kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kecelakaan maut di Tol Cipularang. Kejadian ini menewaskan delapan orang dan puluhan korban luka.

Dalam laporan jurnalis Kompas TV Baby Kristami, disebutkan ada potensi penetapan tersangka atas kecelakaan tersebut.

“Memang adanya potensi mengenai tersangka karena ada kecelakaan maut, dimulai dari dump truck terguling ke jalan karena rem blong,” ujar Baby saat melaporkan dari lokasi kejadian, sebagaimana ditayangkan dalam siaran langsung Kompas TV, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Apa Faktor yang Sering Jadi Penyebabnya?

Namun, sampai saat ini belum ada pernyataan dari polisi soal siapa yang bertanggungjawab atas kecelakaan ini.

Baby melaporkan, sebenarnya saat dump truck bermuatan pasir terguling, belum terjadi kecelakaan beruntun.

Sejumlah kendaraan di belakang truk tersebut langsung mengerem mendadak.

Namun, dari arah belakang, ada dump truck lain yang juga melaju cepat. Truk tersebut pun menabrak mobil lain di depannya, yang berhenti karena rem mendadak.

Dugaan awal, truk tersebut mengalami rem blong atau pecah ban.

Sopir truk terakhir yang menubruk itu, saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

“Sopir berinisial S itu juga sempat menyatakan bahwa kendarananya mengalami rem blong dan tabrakan kendaraan lain,” kata Baby.

Baca juga: Korban Kecelakaan Tol Cipularang asal Sunter Agung Dikenal sebagai Pribadi Baik

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan terjadi di kilometer 92 Tol Purbaleunyi, Senin (2/9/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kecelakaan bermula dari kecelakaan tunggal dump truck yang terbalik di kilometer 92. Kemudian, saat ada empat kendaraan mengantre menunggu evakuasi dump truck yang terbalik, ada dump truck bermuatan tanah yang hilang kendali karena rem blong.

Dump truck bermuatan tanah itu kemudian menabrak empat kendaraan di depannya.
Kejadian ini menyebabkan 8 orang meninggal, 3 luka berat, dan 25 luka ringan.

Saat ini, tengah dilakukan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Regional
Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Regional
Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupkan Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupkan Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X