Heboh Pria Nikahi 2 Kekasih Sekaligus dengan Mahar Rp 10.000, Ini Alasannya

Kompas.com - 19/08/2019, 06:17 WIB
Pernikahan di Kalimantan Barat antara satu pria dan dua perempuan. Instagram @makassar_iinfoPernikahan di Kalimantan Barat antara satu pria dan dua perempuan.

KOMPAS.com — Sebuah video pernikahan di Kalimantan Barat (Kalbar) antara satu pria dan dua perempuan sekaligus menjadi viral di media sosial. Tak hanya itu, tampak sang pengantin pria meminang kedua calon istri tersebut dengan mas kawin sebesar Rp 10.000. 

Peristiwa menghebohkan itu diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo pada Minggu (18/8/2019. Dalam akun tersebut terungkap alasan pengantin pria menikahi kedua kekasihnya itu. 

"Saya tidak sampai hati melihat ada yang terluka. Makanya saya putuskan untuk menikah sekaligus," kata pengantin pria, seperti dilansir dari Tribunnews


Baca juga: Jatuh dari Tiang Bendera saat Perbaiki Tali, Anggota Paskibra Pingsan

Sementara itu, akun @makassar_iinfo menjelaskan, pernikahan tersebut terjadi di Dusun pangkalan padang RT 006 RW 002, Desa Airtarap, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Lalu dalam video dan foto yang beredar, tampak pengantin pria diapit dua mempelai wanita yang akan dinikahinya.

Kedua mempelai wanita pun sama-sama mengenakan jilbab warna merah serta baju warna hitam. Mereka bertiga nampak mengenakan kain pernikahan yang diletakkan di kepala.

"Saya terima nikahnya Nur Laili binti Katan dengan maharnya Rp 10 ribu dibayar tunai," ujar pengantin pria.

Ucapan pengantin pria itu pun disahut oleh para tamu undangan yang hadir dalam acara ijab kabul.  

"Alhamdulillah sah," ujar para tamu undangan.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul: Viral Pria Nikahi Dua Wanita Sekaligus, Ucap Ijab Kabul di Depan Penghulu dengan Mahar Rp 10 Ribu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, Anggota KIP Lhokseumawe Dilapor ke DKPP

Regional
Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X