Warga Non-Muslim di Aceh Tengah Juga Kebagian Jatah Daging Kurban

Kompas.com - 11/08/2019, 14:00 WIB
Proses pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Al-Asyhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaProses pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Al-Asyhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018).

TAKENGON, KOMPAS.com - Perayaan Idul Adha 1440 Hijriah tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kebersamaan antara warga di setiap tempat perayaan tersebut digelar.

Hal itu yang tampak di kompleks Masjid Raudhatul Jannah, Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (11/8/2019).

Ratusan pemuda dan paruh baya tampak sibuk menyembelih dan memotong hewan kurban di halaman masjid tersebut.

"Bagi kami masyarakat Blang Kolak I, ini adalah semangat gotong royong yang rutin dilakukan pada peringatan hari keagamaan," kata Defri, Ketua Panitia Kurban pada Perayaan Idul Adha 1440 Hijriah di kampung tersebut, di sela penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: 6 Sapi dan 11 Kambing, Hewan Kurban Raffi Ahmad untuk Keluarga dan Karyawan

Sekitar 160 orang yang terlibat penyembelihan dan pemotongan hewan kurban berasal dari tujuh dusun di kampung itu.

"Ada empat orang tengku atau tokoh agama yang kami libatkan dalam penyembelihan hewan kurban, sementara tiga kelompok kerja dari setiap dusun kami ajak bekerjasama dalam memotong hewan kurban," sebut Defri.

Dalam kesempatan itu hewan kurban yang disembelih berjumlah 20 ekor, terdiri dari 11 ekor kerbau, 3 ekor lembu dan 5 ekor kambing

Hewan yang disembelih itu, sambung Defri, berasal dari sumbangan puluhan warga, baik kelompok umum dan khusus sumbangan dari satu keluarga.

"Kami mengumpulkan warga yang ingin menyumbang hewan kurban selama 15 hari, setelah dikelompokkan tujuh orang untuk satu ekor kerbau atau lembu, barulah kemudian kita buat jadwal dan melakukan penyembelihan," lanjut dia.

Baca juga: Ada Sapi Kurban dari Jokowi, Gubernur, Wali Kota, Masjid SMB Palembang Bagikan 1.500 Kupon Daging

Abdul Azis, salah seorang pengurus Masjid Raudhatul Jannah Blang Kolak I menambahkan, pembagian daging kurban warga didasarkan pada kelompok, yakni kelompok perserta kurba, fakir miskin dan kelompok umum.

Warga non-Muslim rupanya juga mendapatkan jatah hewan kurban ini. 

"Karena dalam hukum syariatnya, daging hewan kurban itu dibagi dengan ketentuan. Sepertiga untuk peserta kurban atau yang menyerahkan hewan kurban, sepertiga untuk fakir miskin dan sepertiga untuk umum, termasuk untuk non-Muslim," kata Abdul.

Pemberian hewan kurban kepada masyarakat non-Muslim, lanjut Abdul, diperbolehkan. Asalkan, hewan yang dikurbankan bukanlah bentuk nazar atau kurban atas ketentuan.

Abdul menambahkan, berbagi hasil kurban kepada warga non-Muslim juga merupakan bentuk meningkatkan semangat gotong royong dan kerja sama sesama umat beragama.

"Yang paling penting, esensi dari Idul Adha, yakni sebagai sarana dakwah dalam beragama. Wujud nyatanya adalah kebersamaan," lanjut Abdul.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

5 Fakta Kerusuhan Penggusuran Tamansari, 25 Orang Diamankan hingga Proyek Rumah Deret

Regional
Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Nitilaku UGM Diikuti Ribuan Peserta dengan Kostum Wayang dan Pejuang

Regional
2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

2020, Pesawat Jenis ATR Ditargetkan Bisa Mendarat di Bandara Ewer Asmat

Regional
Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Soal Tamansari, Wali Kota Bandung: Dua Kali PTUN Kami Menang

Regional
5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

5 Fakta Ibu Tiri Panggang Tangan Anaknya di Atas Kompor, Sering Dipukuli Suami hingga Korban Jadi Pelampiasan

Regional
4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

Regional
Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Ridwan Kamil: 90 Persen Warga Tamansari Dukung Penataan

Regional
Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Telantar di Bandara Dubai, TKI Ini Selamat berkat Sebuah Posting di Facebook

Regional
Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Regional
Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X