Kompas.com - 09/08/2019, 16:21 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Barang bukti berupa tujuh ekor rusa mati hasil selundupan dari Pulau Komodo yang diamankan di pesisir Pantai Lariti, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, dimusnahkan petugas.

"Barang bukti berupa tujuh ekor rusa dalam keadaan mati dimusnahkan dengan cara dikubur dan dilakukan penyisihan barang bukti berupa satu kepala rusa," kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Hilmi M Prayugo, saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019).

Pemusnahan barang bukti berupa bangkai satwa dilindungi dilakukan di Polres Bima Kota. Sementara, satu ekor rusa yang masih hidup diserahkan ke BKSDA.

Baca juga: 8 Ekor Rusa Diselundupkan dari Pulau Komodo, 7 Dalam Kondisi Mati

Hilmi mengatakan, pada Desember 2018 lalu, Polres Bima Kota juga pernah membongkar kasus penyelundupan rusa dari Pulau Komodo ke Bima.

"Untuk Polres Bima Kota sudah dua kali menangani kasus serupa," kata Hilmi.

Saat ini, kasus sudah dalam penanganan perkara oleh Satreskrim Polres Bima Kota.

Polisi telah menetapkan YN (44), warga Kecamatan Mpunda, Kota Bima, sebagai tersangka. YN ditangkap bersama barang bukti delapan ekor rusa yang diduga diselundupkan dari Pulau Komodo.

Sebelumnya, petugas gabungan TNI dan Polri menggagalkan penyelundupan delapan ekor rusa atau menjangan di pesisir Pantai Lariti, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB, Rabu (7/8/2019).

Penyelundupan rusa terungkap setelah petugas TNI AL mencurigai sebuah perahu yang sedang mengeluarkan rusa-rusa dan dimasukkan ke dalam 1 unit mobil Toyota Kijang.

Baca juga: Pihak Pengelola Bantah Gerombolan Rusa Kebun Binatang Ragunan Kabur ke Permukiman

Setelah semua rusa dimasukkan ke dalam mobil, mobil lalu berjalan sekitar 10 meter dari pinggir pantai.

Petugas gabungan TNI dan Polri lalu berusaha menghentikan laju mobil dan berhasil mengamankan pelaku YN (44) beserta barang bukti.

Dari dalam mobil, petugas menemukan tujuh ekor rusa dalam keadaan mati dan satu ekor rusa dalam kondisi masih hidup.

Rusa-rusa ini diduga diselundupkan dari Pulau Komodo ke Bima melalui jalur laut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.