100 Hektar Padang Savana di Kawasan Hutan Gunung Rinjani Terbakar

Kompas.com - 01/08/2019, 20:33 WIB
Seorang wisatawan memotret Gunung Rinjani, di Desa Sembalun  Kabupaten Lombok Timur. Sabtu (15/6/2019) sejumlah wisatawan telah mulai mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun. Balai Taman Nasional Gunung Rinjanin (BTNGR) NTB, telah membuka kembali ijin pendakian pasca-gempa yang mengguncang Lombok, Agustus 2018 silam. Fitri RachmawatiSeorang wisatawan memotret Gunung Rinjani, di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Sabtu (15/6/2019) sejumlah wisatawan telah mulai mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun. Balai Taman Nasional Gunung Rinjanin (BTNGR) NTB, telah membuka kembali ijin pendakian pasca-gempa yang mengguncang Lombok, Agustus 2018 silam.

MATARAM, KOMPAS.com - Padang Savana seluas 100 hektar di kawasan hutan lindung wilayah KPH Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) kebakaran.

Kepala KPHL Rinjani Timur, Lalu Saladin Jufri, mengatakan titik api mulai terlihat di daerah atas Pusuk Sembalun, Selasa (30/7/2019).

Petugas telah berhasil masakan api di kawasan Pusuk Sembalun. Namun karena hembusan angin cukup kencang dan banyak safana (rumput kering) pada musim panas saat ini yang mudah terbakar, sehingga api menjalar cepat.

"Kurang lebih ada 100 hektar jadinya yang terbakar," kata Saladin saat dikonfirmasi.

Kondisi terkini hingga Kamis (1/8/2019), titik api masih terlihat di antara gunung Pergasingan dengan Nanggi.

Baca juga: Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Saladin mengatakan, lokasi kebakaran dengan medan yang terjal menyulitkan petugas yang akan memadamkan api.

"Posisinya alat (pemadam api) tidak bisa naik akhirnya kita pakai alat seadanya seperti cangkul, parang, gergaji biasa, karena bawa diri saja ke sana sudah susah," kata Saladin.

Karena kondisi medan yang curam dan susah dijangkau, petugas membuat sekat bakar untuk melokalisir api. Setelah sekat bakar habis, biasanya api akan padam dengan sendirinya.

Selain petugas KPHL, beberapa personel dari Polres Lombok Timur, TNI, masyarakat, Pemda Lotim sudah ikut bergabung membantu memadamkan api.

Saladin menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran di kawasan hutan lindung Rinjani. "Belum diketahui pastinya, nanti kita selidiki lagi," tutup Saladin.

Baca juga: 115 Hektare Hutan Savana di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X