Siswa TK Meninggal Terjepit Gerbang Sekolah, Ini Respons Keluarga

Kompas.com - 01/08/2019, 14:41 WIB
Tampak gerbang sekolah warna krem yang digerakan secara otomatis itu sempat menjepit siswa TK sekolah, akibatnya si anak meninggal dunia. AGIE PERMADITampak gerbang sekolah warna krem yang digerakan secara otomatis itu sempat menjepit siswa TK sekolah, akibatnya si anak meninggal dunia.

BANDUNG, KOMPAS.com — Pihak keluarga telah menerima kepergian Syakira, siswa TK PGRA Al Haq Margahayu, Kabupaten Bandung, yang meninggal dunia setelah terjepit gerbang otomatis di sekolahnya.

Hal tersebut dikatakan Kapolsek Margahayu Kompol Agus Wahidin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/8/2019).

"Pihak keluarga sudah menerima," kata Agus.

Bahkan, menurut Agus, pihak keluarga menolak otopsi jenazah Syakira.


Seperti diketahui, Syakira yang berusia 6 tahun terjepit gerbang otomatis sekolahnya pada Selasa (30/7/2019). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat jam pulang sekolah.

Baca juga: Siswa TK yang Meninggal Terjepit Gerbang Sekolah Terluka di Bagian Kepala

Saat kejadian, Syakira yang biasanya diantar sekolah oleh neneknya ini sempat lepas dari pengawasan.

Kejadian itu pun diketahui setelah ada seseorang yang menjerit melihat Syakira terjepit. Bocah malang tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sulaeman, Margahayu.

Namun, nyawanya tak terselamatkan.

Agus mengatakan, peristiwa ini murni terjadi akibat kecelakaan. Polisi tidak menemukan unsur kesengajaan dalam kasus ini.

Baca juga: Siswa TK Meninggal Terjepit Gerbang Sekolah, Polisi: Murni Kecelakaan

Menurut Agus, gerbang tersebut sebenarnya dlengkapi dengan sensor. Namun, pemasangan sensor terlalu tinggi sehingga tak dapat mendeteksi keberadaan Syakira.

Pihak sekolah telah meminta maaf atas peristiwa tersebut. Pihak keluarga juga telah menerima santunan dari pihak sekolah.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X