300 Bus Transjakarta Terbengkalai di Bogor, Ini Penampakannya

Kompas.com - 25/07/2019, 17:37 WIB
Ratusan bus Transjakarta terbengkalai di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kamis (25/7/2019). KOMPAS.com/Afdhalul IkhsanRatusan bus Transjakarta terbengkalai di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kamis (25/7/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Ratusan bus Transjakarta terbengkalai di sebuah lahan kosong yang berada di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (25/7/2019).

Pantauan Kompas.com di lokasi, ratusan bus tersebut tampak berdebu, rusak, dan usang. Tampak ilalang mengelilingi transportasi yang menjadi andalan warga Ibu Kota itu.

Di bodi bus yang terbengkalai itu bertuliskan "Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB)", dan ada pula yang tertulis "metro mini bus executive".

Baca juga: Kisah 7 Bocah di Bogor Tabung Uang Jajan 10 Bulan untuk Beli Sapi Kurban

Di depan kaca sopir terdapat tulisan "Budel Pailit PT Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) sesuai putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.jkt.pst, tertanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat".

Ratusan bus Transjakarta terbengkalai di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kamis (25/7/2019).KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN Ratusan bus Transjakarta terbengkalai di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kamis (25/7/2019).
Dilihat lebih dalam, sebagian besar komponen bus sudah tampak rusak dan berkarat. Namun, untuk bodi masih terbilang bagus dan tak sedikit kursi-kursinya terbungkus plastik.

Seorang warga sekitar, Hendi mengatakan, keberadaan bus tersebut sudah hampir satu tahun.

Mulanya bus berwarna oranye itu didatangkan dari Jakarta dengan cara diderek dan sebagian lainnya masih bisa jalan.

"Sudah setahun dan kebanyakan bus ini diderek (tarik) ada juga yang jalan," kata pegawai pom bensin itu kepada Kompas.com, Kamis (25/7/2019).

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X