Kampus Ini Beri Beasiswa Kuliah untuk 10 YouTuber, Ini Syaratnya...

Kompas.com - 03/07/2019, 13:39 WIB
Regina Rahmi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama STKIP BBG Banda Aceh KOMPAS.com/DASPRIANI Y. ZAMZAMIRegina Rahmi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama STKIP BBG Banda Aceh

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Mengapresiasi banyaknya generasi muda Aceh yang mengkreasikan diri mereka di dunia multimedia sebagai YouTuber, Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Bangsa Getsempena ( STKIP BBG) menyediakan sepuluh paket beasiswa bagi YouTuber terbaik di Aceh untuk bisa bersekolah di kampus ini.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Regina Rahmi, kepada Kompas.com mengatakan, jalur beasiswa ini dibuka sejak 26 Juni 2019.

Rencananya, YouTuber yang terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh.

Baca juga: Kampus Buka Prodi “Youtuber” dan “Gamer”, Ini Tanggapan Kemenristek

Selama ini, sebut Regina, banyak sekali orang muda memiliki kreativitas, namun luput dari perhatian. Bahkan, kebanyakan orang muda kreatif ini hidup dengan kesulitan finansial yang membuat mereka kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Atas dasar inilah Kampus STKIP BBG mencoba mengakomodir hal ini walau masih harus minimal, namun upaya ini diharapkan bisa memberi kesempatan lebih baik bagi mereka,” ujar Regina Rahmi, Rabu (3/7/2019).

Ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa. Antara lain, video yang dibuat oleh calon penerima beasiswa YouTuber harus bertema pendidikan, video orisinak, channel YouTube perseorangan, program editing memakai editor open sourcesubscriber hijau, dan harus mengklarifikasi data, serta mengikuti tes pembuatan kreasi.

“Syarat ini diberikan agar si penerima paket beasiswa ini benar-benar orang terpilih dan tepat sasaran, dan kami berharap banyak pemuda kreatif ini yang bisa mendedikasikan diri mereka didunia pendidikan, jadi sedekah jariyah lah untuk mengedukasi masyarakat,” jelas Regina.

Baca juga: Alasan UPN Veteran Jakarta Buka Jalur Prestasi untuk Youtuber dengan 10.000 Subscribers

Senada dengan itu, Ketua STKIP BBG, Lili Kasmini, menyebutkan, beasiswa ini diharapkan bakal menghasilkan generasi milenial yang kreatif dan akan mengharumkan nama baik kampus kelak.

“Ini adalah zaman milenial, kecerdasan tidak hanya diukur melalui pemahaman teori, tetapi juga harus menampilkan wujud nyata melalui produk karya kreatif dan inovatif. Hal ini juga bagian untuk menghadapi tantangan zaman yang serba mengandalkan teknologi mutakhir,” ujarnya.

Melalui jalur beasiswa khusus YouTuber dari kampus yang berdiri sejak tahun 2003 ini, diharapkan akan menghasilkan orang muda yang mampu menjadi media sosialisasi pentingnya pendidikan, dan teknologi yang digunakan tidak hanya untuk fun semata, melainkan juga untuk kepentingan pendidikan.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Regional
Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Regional
Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X