Pulang untuk Tunangan, Buronan Perampas Motor Diringkus Polisi

Kompas.com - 18/06/2019, 19:36 WIB
Widiyanto alias Tompel (22), DPO Polisi atas kasus perampasan motor saat dipamerkan dihadapan wartawan di Mapolres Jombang Jawa Timur, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/HANDOUTWidiyanto alias Tompel (22), DPO Polisi atas kasus perampasan motor saat dipamerkan dihadapan wartawan di Mapolres Jombang Jawa Timur, Selasa (18/6/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Setelah bersembunyi selama hampir satu tahun, seorang pemuda di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang menjadi buronan atas kasus perampasan motor, diringkus polisi, Senin (17/6/2019).

Pemuda tersebut adalah Widiyanto alias Tompel (22), warga Dusun Tempuran, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengungkapkan, Widiyanto merupakan bagian dari komplotan perampas motor yang beraksi di Desa Kedung Lumpang, Kecamatan Mojoagung, pada 22 Juni 2018.

Kala itu, dia bersama lima orang temannya merampas motor milik Abid Ahmad, seorang pelajar saat melintas di area persawahan di Desa Kedung Lumpang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.


Baca juga: Polisi Tangkap 11 Komplotan Begal Sadis di Makassar, 4 di Bawah Umur

Selain merampas motor yang dipakai Ahmad Abid, para pelaku juga mengambil ponsel, serta melukai korban dengan senjata tajam.

Azi mengatakan, dari keenam pelaku perampasan, polisi sebelumnya sudah menangkap tiga pelaku. Sedangkan, Widiyanto dan dua pelaku lainnya kabur hingga ditetapkan sebagai buronan.

"Pelaku ini bersama temannya, enam orang bersama-sama melakukan perampasan. Dia perannya sebagai joki," ujar Azi di Mapolres Jombang, Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Seorang Pria Tewas Tergiling Mesin Pembersih Plastik

Widiyanto, jelas dia, setelag kabur ke daerah Cimahi Jawa Barat, akhirnya kembali ke kampung halamannya. Kepulangan pelaku terkait dengan acara pertunangan dengan kekasihnya.

"Pelaku ini sempat melarikan diri ke Cimahi, Jawa Barat selama delapan bulan. Mungkin karena punya hajatan (pertunangan), pelaku pulang. Saat pulang kemudian kita tangkap," ujar Azi.

Widiyanto dijerat dengan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke 1e KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas). Adapun ancaman hukuman pidana kurungan selama sembilan tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X