Viral di Instagram, Kampung Ketandan Yogyakarta Dikira Shanghai

Kompas.com - 14/06/2019, 05:30 WIB
Gapura masuk ke Kampung Ketandan di jalan Malioboro KOMPAS.com/ Wijaya KusumaGapura masuk ke Kampung Ketandan di jalan Malioboro

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Sebuah foto yang diunggah di akun Instagram @ shanghai.explore mendadak viral.

Pasalnya, foto gapura masuk ke Kampung Ketandan yang ada di kawasan Malioboro ditulis berada di Shanghai, Cina.

Di dalam unggahannya, akun Instagram @shanghai.explore menulis "Peaceful days in Shanghai".

Akun instagram @shanghai.explore juga melampirkan pemilik foto yang diunggah yakni @bagaswisnuaji.

Baca juga: Jalan Penghubung Bandara Internasional Yogyakarta dengan Candi Borobudur Selesai 2026
Akun instagram @shanghai.explore juga menulis "Want to explore #Shanghai ? Use our trip planning tools to research and build the perfect travel itinerary. Get the FREE app now. Link in bio!"

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, setelah melihat foto yang diunggah di akun Instragram @shanghai.explore,  foto tersebut bukan di Shanghai, China.

"Saya lihat foto itu memang pintu gerbang Kampung Ketandan di Yogyakarta. Jelas itu ada tulisannya, ada diskon dan ada Ramayana," ujar Singgih Raharjo saat dihubungi, Kamis (13/6/2019)

Singgih melihat apa yang ditawarkan oleh akun Instagram @shanghai.explore dengan foto yang diunggah tidak singkron. Akun tersebut menawarkan perjalanan wisata di Shanghai, China tetapi foto yang diunggah lokasinya di Yogyakarta.

Selain itu, jika dilihat copy right-nya foto tersebut bukan milik akun Instagram @shanghai.explore, tetapi mengambil dari @bagaswisnuaji.

"Yang saya enggak paham, itu kenapa menawarkan paket wisata ke Shanghai tetapi menggunakan foto itu. Apakah punya maksud lain saya tidak tahu juga," kata Singgih.

Baca juga: Selasa Wage, Uji Coba Malioboro Yogyakarta Bebas Kendaraan Bermotor

Terkait postingan tersebut, lanjut Singgih, pihaknya akan mencoba menghubungi akun instagram @shanghai.explore. Dinas Pariwisata DIY akan meminta klarifikasi.

"Ya nanti saya coba untuk komunikasi di instagram itu untuk meminta klarifikasi seperti apa maksudnya, supaya kami juga paham," katanya.

Menurutnya, memang ada kerjasama dengan Shanghai, China. Didalam kesepakatan tersebut salah satunya disediakan rumah budaya Shanghai di Yogyakarta.

"Di dalam kesepakatan itu, kami menyediakan rumah budaya Shanghai di Yogya. Lokasinya ada di Kampung Ketandan juga," urainya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Komisi X DPR: Komcad Pertahanan Jangan Berujung Indoktrinasi Militerisme

Regional
Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X